[Review Buku] JANJI Karya Tere Liye

Kita selalu bisa memilih, bersabar atau marah. Bersyukur atau ingkar. Bahkan saat situasi itu memang menyakitkan, boleh jadi ada kebaikan di sana. Dan orang-orang yang sabar dan bersyukur akan memilih mengingat hal-hal yang baik dibandingkan yang menyakitkan. (halaman 428-429)

Continue reading “[Review Buku] JANJI Karya Tere Liye”

Libur lebaran di rumah saja baca buku

Tulisan ini sudah ada di draft waktu libur lebaran Idul Fitri, tapi kelupaan di posting. Maka, saya posting saat momentum Lebaran Idul Adha, toh sama juga saya tidak ke mana-mana, pandemi belum usai, ya di rumah saja liburannya, apalagi saat ini masih berlaku PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Continue reading “Libur lebaran di rumah saja baca buku”

Minat Baca Buku di Masa Pandemi

Bicara minat baca di negeri tercinta, mungkin sudah banyak yang tahu, dibandingkan dengan negara-negara maju juga negara berkembang lainnya, masih jauh. Dari info yang saya baca peringkatnya di posisi 62 dari 70 negara (info dari link ini). Baiklah, saya tidak akan membahas perbandingan dengan negara lain.

Atau baca juga dari keminfo.go.id tentang masyarakat Indonesia yang malas baca tapi cerewet di medsos 

Meskipun di sekeliling saya banyak yang sudah tidak minat baca buku dan lebih senang pegang gadget—it’s ok karena itu bukan urusan saya.  Membaca buku itu memang tidak bisa dipaksakan, sebaiknya memang ada kemauan dan kebutuhan dari dalam diri, baru akan menumbuhkan minat baca yang terus menyala. Meskipun hati kecil saya pilu dengan situasi ini, tapi saya harus terima kenyataan. Dan melalui media blog, semoga saya masih bisa terhubung dengan orang-orang yang punya minat sama dalam hal membaca.

Kali ini saya akan menulis, berdasarkan Continue reading “Minat Baca Buku di Masa Pandemi”

[Review Buku] Merakit Kapal karya Shion Miura

 Setelah menyadari kekuatan kata-kata—bahwa kata-kata bukan untuk melukai melainkan untuk melindungi orang lain, alat untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain, untuk menciptakan koneksi dengan orang lain—dia jadi bertekad akan menggali hatinya sendiri, serta berusaha memahami pikiran dan perasaan orang lain dengan perhatian lebih dalam lagi. Lewat penyusunan Daitokai, dia berusaha mendapatkan senjata baru berupa kata-kata dalam artian yang sebenarnya. (halaman 221)

Continue reading “[Review Buku] Merakit Kapal karya Shion Miura”

[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Søderberg

“Suatu saat, akan datang ketika kesedihan tidak boleh dibiarkan memenuhi hari-hari kita, dan sebaliknya kita harus berbahagia atas semua kegembiraan yang pernah dirasakan bersama. Saya rasa, dengan pikiran yang tajam dan sedikit hygge setiap hari, Anda bisa memiliki hidup yang bahagia, dengan segala hal dalam kehidupan Anda.” (halaman 171)

Continue reading “[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Søderberg”

Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku

Banyak orang sudah tahu tentang pepatah bahwa buku adalah jendela dunia. Namun, setiap orang memiliki perjalanan yang tidak sama dalam memaknai arti pentingnya buku di dalam kehidupan. Terlebih di zaman sekarang, ketika kita dihadapkan pada kemudahan dalam mengakses informasi, yang sayangnya belum semua orang bisa memaksimalkannya. Seperti halnya membaca, di tengah berkembangnya dunia digital dan kemajuan teknologi, banyak sekali distraksi yang membuat kita teralihkan dari dunia membaca. Kita sadar membaca itu penting, tapi acap kali rasa malas menghampiri ketika sudah terlibat dengan berbagai aplikasi media sosial yang tersedia di gadget secara tidak kita sadari sering mengalihkan perhatian, yang awalnya niat baca buku begitu lihat media sosial jadi lupa baca. 

Continue reading “Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku”

[Review Buku] Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta Karya Alvi Syahrin

Mencintai, menghargai–mulai dari dirimu, untuk dirimu sendiri. Jika kamu saja tidak bisa mencintai diri sendiri, bagaimana orang lain bisa jatuh cinta kepada dirimu? Hidup terlalu singkat untuk meratapi kekurangan. Fokuslah pada kelebihanmu dan rangkul dirimu secara utuh. (halaman 34) Continue reading “[Review Buku] Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta Karya Alvi Syahrin”

50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye

Saya pertama kali berkenalan dengan buku karya Tere Liye pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat), dari sahabat saya. Ceritanya, kami saling meminjamkan buku koleksi masing-masing. Dan sahabat saya ini menyodorkan buku berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kesan pertama terhadap buku ini saya sangat tersentuh, ceritanya bagus sekali, tapi sayangnya tidak tahu siapa itu Tere Liye, karena  di halaman terakhir tidak ada keterangan tentang siapa penulisnya. Oh mungkin nama asing ini penulis dari luar negeri, pikir saya.

Continue reading “50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye”

[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye

“Jurus tak terkalahkan itu jelas bukan jurus Memapah Gunung atau Memecah Bukit. Bukan jurus yang punya nama-nama hebat itu. Bukan pula jurus yang melibatkan pukulan dan tendangan. Jurus tak terkalahkan itu adalah jujur dan sabar. Kalau jujur dan sabar, kalian akan menjadi ksatria tanpa tanding.” (halaman 16)
Continue reading “[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye”

[Review Buku] Pulang Pergi karya Tere Liye

“Gunakan kemampuan kalian sebaik mungkin. Aku percaya dengan kalian. Di mobil ini, kalian bukan hanya pembunuh bayaran, mantan marinir, putri keluarga penguasa shadow economy, konsultan keuangan, atau remaja pendiam. Kalian temanku. Bahkan lebih dari itu, kalian adalah keluargaku selama lebih dari 48 jam terakhir. Kita melewati lima negara bersama-sama, maka kita akan menuntaskan masalah ini juga bersama-sama. Saling percaya.”—Bujang (halaman 301)

Continue reading “[Review Buku] Pulang Pergi karya Tere Liye”

[Review Buku] I’ll Go To You When The Weather is Nice karya Lee Do Woo

“Aku pikir, ada dua sikap yang diambil oleh orang yang sedang sakit. Pertama, orang yang ingin dihibur dan merasa berterima kasih saat ada yang mau merawatnya. Sebaliknya yang kedua, dia ingin sendirian dan bersembunyi dari orang disekitarnya ketika dirinya merasakan sakit. Orang yang kedua itu bahkan tidak suka jika ada yang ingin bertemu atau bahkan hanya sekedar melihatnya.” (halaman 146)

Continue reading “[Review Buku] I’ll Go To You When The Weather is Nice karya Lee Do Woo”

[Review Buku] 1 CM Between You and Me Karya Kim Eun Ju

Hal yang pasti adalah tidak peduli berapa banyak orang di dunia ini yang menjadi ‘orang yang sangat penting (very important person)’, hanya pengalaman menjadi ‘orang yang sangat berharga (very precious person)’-lah yang akan menghangatkan hati setiap orang pada saat terakhir kehidupan ketika jantung berhenti berdetak. (halaman 300)

Continue reading “[Review Buku] 1 CM Between You and Me Karya Kim Eun Ju”

[Review Buku] The Power of Language Karya Shin Do Hyun dan Yoon Na Ra

Setitik pelita bisa mengalahkan kegelapan seribu tahun. Gua yang tak pernah tersentuh cahaya matahari pun langsung menjadi terang jika disinari oleh sebuah pelita. Kekuatan dari ucapan kita pun sama seperti kekuatan pelita ini. Sebuah kata yang tulus bisa mengobati luka kita dan orang lain. (halaman 6

Continue reading “[Review Buku] The Power of Language Karya Shin Do Hyun dan Yoon Na Ra”

[Review Buku] : KOMET MINOR Karya Tere Liye

Hanya karena sesuatu itu terlihat buruk, tidak otomatis jadi buruk betulan.  Pun sebaliknya, hanya karena sesuatu terlihat baik, tidak otomatis memang baik sesungguhnya.  Mungkin saja ada hikmah yang tersembunyi, yang tidak kita pahami.  Biarlah dunia pararel menjaga keseimbangannya.  Aku akan menghabiskan masa tuaku bersama Nay di Klan Komet,” (halaman 366).

Continue reading “[Review Buku] : KOMET MINOR Karya Tere Liye”

[Review Buku] BINTANG Karya Tere Liye

“Hidup ini petualangan, Seli, hingga kita mengembuskan napas terakhir. Setiap detiknya berharga, apalagi setiap harinya. Setiap tempat yang kita datangi, setiap orang yang kita temui, kita tidak pernah tau siapa dan apa yang akan terjadi berikutnya. Tapi kita bisa melewatinya dengan selalu tulus, berusaha menjadi orang baik. Lewati petualangan itu bersama sahabat, saling percaya, saling membantu. Saat itu terjadi, dunia paralel menjadi terlalu sempit. Masih banyak tempat lain yang bisa dikunjungi.  (halaman 284)

Continue reading “[Review Buku] BINTANG Karya Tere Liye”

Review Buku GNALUP PERGI [PP] unedited version karya Tere Liye

GNALUP-PERGI (PP). Begitulah, tertulis sebuah buku yang lagi-lagi menurut saya unik! Akkkkkk gemes banget sih judulnya! haha. Ada yang sudah bisa nebak kira-kira ini judul novel karya siapa? Hmmm, bagi yang sudah pernah baca buku berjudul pulang (2015) dan pergi (2018), pasti sudah bisa nebak dong, ya. PP, adalah kelanjutan dari novel genre action karya Tere Liye. PP unedited version sudah release di Google Play tanggal 13 Maret 2020. Kalau sebelumnya saya mengenal judul-judul novel ini masuk dalam genre action. Tapi sejak buku PP ini muncul, penulis menegaskan bahwa buku ini merupakan buku ke-lima dari Serial Action. Baiklah kapan-kapan saya bahas dengan judul terpisah keempat buku sebelumnya apa saja. 

Untuk versi unedited version ini juga tidak ada sinopsisnya. Jadi, saya juga tidak akan menceritakan detailnya, sebelumnya versi cetaknya muncul. Yang pasti di buku ini, penuh kejutan!

Continue reading “Review Buku GNALUP PERGI [PP] unedited version karya Tere Liye”
Posted in Review eBook

Novel SELAMAT TINGGAL [Unedited Version] Karya Tere Liye

Judul novel terbaru dari Tere Liye ini menurut saya cukup unik. Bikin penasaran gak sih, ini cerita tentang apa? Sayangnya, meskipun saya sangat penasaran, tapi sang penulis tidak memberitahu sinopsis di bukunya ini pada saat saya membacanya di Google Play Book. Buku yang saya baca ini masih versi unedited version, belum ada sentuhan editing dari penerbit. Masih fresh sekali, rilis resmi dan Google Play pada tanggal 7 Mei 2020, 637 halaman. Belum ada versi cetaknya, sehingga saya meluncur ke Google Play untuk membeli buku ini.

Continue reading “Novel SELAMAT TINGGAL [Unedited Version] Karya Tere Liye”

[Review Buku]: RUDY Kisah Masa Muda Sang Visioner Karya Gina S. Noer

Buku ini didekasikan kepada tiap orangtua yang terus memberikan usaha terbaiknya mendidik anak mereka agar tumbuh berguna demi bangsa, kepada setiap anak yang berusaha demi bangsa yang lebih baik, kepada mereka yang terus percaya bahwa bangsa ini selalu punya harapan. Kalian adalah Sang Visioner. Kalian adalah titik mula kebaikan untuk sesama.

Continue reading “[Review Buku]: RUDY Kisah Masa Muda Sang Visioner Karya Gina S. Noer”

[Review Buku] : KOMET Karya Tere Liye

Ada banyak sekali kekuatan di dunia pararel.  Tapi ketahuilah, salah satu yang paling hebat adalah perbuatan baik.”  Sekarang aku ingat kalimat bijak itu.  Dalam petualangan kali ini ternyata itulah satu-satunya kekuatan yang bisa digunakan untuk menemukan Pulau dengan tumbuhan aneh itu.  Bukan dengan teknik pukulan berdentum, bukan pula dengan sambaran petir, melainkan kebaikan hati.  Itulah petunjuk terbaiknya. (Halaman 87)

Continue reading “[Review Buku] : KOMET Karya Tere Liye”
Posted in Book Series

[Review Buku] Cerita Anak Bergambar Karya TERE LIYE

Sejujurnya saya surprise, penulis multitalenta  Tere Liye, mengeluarkan buku cerita anak bergambar. Setelah saya suka banget dengan Serial Anak Nusantara, sepertinya saya bakalan makin suka dengan cerita anak bergambar. Gak nyangka di sini, bukan saya meragukan kemampuan seorang Tere Liye. Melainkan saya salut dengan penulis ini yang terus bertransformasi menghadirkan karya-karya baru.

Karya yang beliau tulis ini, sudah melalaui riset panjang bertahun-tahun. Buku ini masih dalam bentuk e-book, untuk versi bahasa Inggris memang baru tersedia di Google Play Book yang release awal bulan Oktober 2020. Beliau berkolaborasi dengan ilustrator Indra Bayu, dan juga translator Gill Westaway.

Continue reading “[Review Buku] Cerita Anak Bergambar Karya TERE LIYE”