[Review Buku] LAGOM Rahasia Hidup Bahagia Orang Swedia Lala Akinmade Akerstrom

Kita sudah tahu bahwa lagom berkampanyeย  melawan pemborosan di dalam hidup. Lagom menginginkan kita mengurangi konsumsi, menyadari berapa banyak yang kita pakai, dan memastikan kita juga menyisihkan untuk orang lain. (halaman 198)

Banyak kebudayaan lebih terbuka berkenaan dengan perbuatan membanggakan diri atau memamerkan kemenangan secara terang-terangan. Namun, lagom menginginkan kita menahan emosi kita dengan kepala dingin karena kita tidak boleh membuat orang lain merasa terlalu sedih saat kita merayakan kemenangan. (halaman 130)

Continue reading “[Review Buku] LAGOM Rahasia Hidup Bahagia Orang Swedia Lala Akinmade Akerstrom”

Rekomendasi buku-buku tentang kesehatan mental

Setiap tanggal 10 Oktober diperingati sebagai hari kesehatan mental sedunia.

Tepat hari ini, selamat hari kesehatan mental sedunia, mari peluk diri kamu sendiri hari ini, saat ini ๐Ÿค—๐Ÿค—โค๏ธโค๏ธ

Tentu saja menjaga kesehatan di masa seperti ini sangat penting sekali. Namun, terkadang kita belum pernah atau jarang memanfaatkan layanan profesional, jika kita sedang ada masalah. Entah karena tidak nyaman sebab orangnya tertutup, atau bisa jadi belum menemukan tempat yang tepat untuk berbagi. Dan kalau pun ingin memanfaatkan jasa profesional seperti psikolog atau psikiater, bisa jadi terkendala dana atau mungkin belum siap. Tapi tenang saja, seiring perkembangan zaman kita bisa menfaatkan alternatif lain yaitu dengan membaca buku, seiring dengan banyaknya bermunculan buku-buku bagus di toko buku, maka tinggal kamu pilih saja mau baca buku apa yang sesuai dengan suasana hati juga selera kamu.

Continue reading “Rekomendasi buku-buku tentang kesehatan mental”

[Review Buku] Dari Toko Buku ke Toko Buku Karya Muthia Esfand

Aku tahu bagaimana rasanya ketika ada teman yang suka dengan buku yang kau rekomendasikan, atau ketika ada pembaca yang senang dengan buku ย yang di dalamnya kau ikut terlibat. Kau seperti menghadiahinya dengan dunia baru, tempatnya punya alasanย  tambahan untuk bertahan hidup, untuk hidup dengan senyum dan harapan. Terima kasih Tuhan, atas kemampuan manusia menciptakan aksara dan membukukan cerita. (halaman 397)

Literasi adalah cara terbaik mengabadikan memori dan fakta-fakta dari masa ke masa. (halaman 29)

Continue reading “[Review Buku] Dari Toko Buku ke Toko Buku Karya Muthia Esfand”

Berkah Mereview Buku

Saya melakukan sebuah kesenangan mereview buku sejak tahun 2017 di mulai di blog lama saya. Sebetulnya kebiasaan saya dari zaman SMA, kalau baca buku itu suka sekali menulis bagian-bagian favorit dari buku yang saya baca. Dulu nulisnya di file, maklum saja zaman itu kebanyakan buku yang saya baca modalnya hanya pinjam di perpustakaan, dan berkawan baik dengan dua wanita penjaga perpustakaan yang baik hati dan sering memberikan info seputar buku baru di perpus.๏ฟผ Continue reading “Berkah Mereview Buku”

[Review Buku] Unbelievable Japan 3 karya Weedy Koshino

Satu lagi nilai baik yang patut kita tiru dari Negeri Sakura ini, walau sudah menjadi negara yang sangat maju, tapi negara ini masih tetap melestarikan budaya tradisional, apalagi kalau sudah menyangkut tentang pemberian rasa hormat dan terima kasih kepada orang tua, sebagai tanda kalau kita semua sangat sayang dan tidak akan pernah melupakan jasa-jasa mereka. (halaman 229)

Continue reading “[Review Buku] Unbelievable Japan 3 karya Weedy Koshino”

[Review Buku] Unbelievable Japan 2 karya Weedy Koshino

Hidup di negeri orang menuntut saya untuk bisa beradaptasi dengan cepat dan kilat dalam segala hal, yaitu budaya, pola hidup, bahkan cara mendidik anak. Seharusnya saya banyak membaca buku tentang ini semua sebelum saya menikah,  tapi siapa sih yang tahu akan kehidupan kita kelak nantinya seperti apa. Jadinya mau nggak mau semua itu saya lakukan secara otodidak , learning by doing, belajar sambil jalan, memperbaiki dari kesalahan, belajar dari pengalaman sendiri dan teman, serta selalu membuka diri terhadap lingkungan sekitar untuk menyerap nilai-nilai baik yang bisa kita terapkan pada pendidikan anak-anak kita. (halaman 198)

Continue reading “[Review Buku] Unbelievable Japan 2 karya Weedy Koshino”

[Review Buku] Quite Impact : Tak Masalah Jadi Orang Introver Karya Slyvia Loehken

Orang-orang introver mempunyai kekuatan-kekuatan yang khas. Semua kekuatan ini akan membantu ketika berurusan dengan diri sendiri dan orang lain serta saat harus berhadapan dengan tuntutan-tuntutan yang sangat beragam. (halaman 62)

Continue reading “[Review Buku] Quite Impact : Tak Masalah Jadi Orang Introver Karya Slyvia Loehken”

[Review Buku] Unbelievable Japan 1 karya Weedy Koshino

Kenapa sih, orang Jepang suka pakai masker? Karena orang Jepang termasuk orang yang selalu melihat keadaan sekelilingnya. Di saat dirinya merasa tidak enak badan, mereka merasa punya tanggung jawab moral untuk jangan sampai penyakitnya itu menularkan orang lain. Melihat mereka yang begitu behave dan selalu memikirkan orang lain, saya pun jadi ikut terbiasa dengan ini. (halaman 6)

Continue reading “[Review Buku] Unbelievable Japan 1 karya Weedy Koshino”

Pilih Book Blogger, Bookstagram atau Booktuber?

Apakah kamu sudah familiar dengan istilah Book Blogger, Bookstagram, atau Booktuber? Kalau belum, mari berkenalan.

Book Blogger, atau blogger buku merupakan istilah yang disematkan pada para blogger yang mereview buku dalam bentuk tulisan di blog. Kabar baiknya, menulis di blog itu tidak terikat kata, bebas sesukamu, tidak ada batasan kata.

Continue reading “Pilih Book Blogger, Bookstagram atau Booktuber?”

[Review Buku] Hello, Habits Karya Fumio Sasaki

Kita mengharapkan ada pendapat yang lebih provokatif, seperti โ€œGen-lah penentu segalanya!โ€ Pendidikan awal kitalah yang menentukan apakah kita akan menjadi sosok genius kelak! Namun, kenyataannya memang sederhana: kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus dengan tekun akan menciptakan bakat. (halaman 269)

Continue reading “[Review Buku] Hello, Habits Karya Fumio Sasaki”

Buku yang sudah dibaca sampai pertengahan tahun 2021

Tahun 2021 terasa memelesat begitu cepat. Sekarang sudah memasuki bulan ketujuh di tahun ini. Memasuki tahun kedua, kita masih sama-sama berjuang menjalani masa pandemi. Semoga kita bisa mengisi waktu dengan hal-hal bermanfaat untuk diri kita, dan yang terpenting menjaga imun dan kesehatan kita, agar kita melalui masa-masa sulit ini.

Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelum pandemi, salah satu aktivitas yang saya gemariย  adalah meluangkan waktu untuk membaca buku. Buku itu sudah seperti teman pengisi waktu. Apalagi di Continue reading “Buku yang sudah dibaca sampai pertengahan tahun 2021”

Libur lebaran di rumah saja baca buku

Tulisan ini sudah ada di draft waktu libur lebaran Idul Fitri, tapi kelupaan di posting. Maka, saya posting saat momentum Lebaran Idul Adha, toh sama juga saya tidak ke mana-mana, pandemi belum usai, ya di rumah saja liburannya, apalagi saat ini masih berlaku PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Continue reading “Libur lebaran di rumah saja baca buku”

Minat Baca Buku di Masa Pandemi

Bicara minat baca di negeri tercinta, mungkin sudah banyak yang tahu, dibandingkan dengan negara-negara maju juga negara berkembang lainnya, masih jauh. Dari info yang saya baca peringkatnya di posisi 62 dari 70 negara (info dari link ini). Baiklah, saya tidak akan membahas perbandingan dengan negara lain.

Atau baca juga dari keminfo.go.id tentang masyarakat Indonesia yang malas baca tapi cerewet di medsosย 

Meskipun di sekeliling saya banyak yang sudah tidak minat baca buku dan lebih senang pegang gadgetโ€”itโ€™s ok karena itu bukan urusan saya. ย Membaca buku itu memang tidak bisa dipaksakan, sebaiknya memang ada kemauan dan kebutuhan dari dalam diri, baru akan menumbuhkan minat baca yang terus menyala. Meskipun hati kecil saya pilu dengan situasi ini, tapi saya harus terima kenyataan. Dan melalui media blog, semoga saya masih bisa terhubung dengan orang-orang yang punya minat sama dalam hal membaca.

Kali ini saya akan menulis, berdasarkan Continue reading “Minat Baca Buku di Masa Pandemi”

[Review Buku] Merakit Kapal karya Shion Miura

 Setelah menyadari kekuatan kata-kataโ€”bahwa kata-kata bukan untuk melukai melainkan untuk melindungi orang lain, alat untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain, untuk menciptakan koneksi dengan orang lainโ€”dia jadi bertekad akan menggali hatinya sendiri, serta berusaha memahami pikiran dan perasaan orang lain dengan perhatian lebih dalam lagi. Lewat penyusunan Daitokai, dia berusaha mendapatkan senjata baru berupa kata-kata dalam artian yang sebenarnya. (halaman 221)

Continue reading “[Review Buku] Merakit Kapal karya Shion Miura”

[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Sรธderberg

โ€œSuatu saat, akan datang ketika kesedihan tidak boleh dibiarkan memenuhi hari-hari kita, dan sebaliknya kita harus berbahagia atas semua kegembiraan yang pernah dirasakan bersama. Saya rasa, dengan pikiran yang tajam dan sedikit hygge setiap hari, Anda bisa memiliki hidup yang bahagia, dengan segala hal dalam kehidupan Anda.โ€ (halaman 171)

Continue reading “[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Sรธderberg”

Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku

Banyak orang sudah tahu tentang pepatah bahwa buku adalah jendela dunia. Namun, setiap orang memiliki perjalanan yang tidak sama dalam memaknai arti pentingnya buku di dalam kehidupan. Terlebih di zaman sekarang, ketika kita dihadapkan pada kemudahan dalam mengakses informasi, yang sayangnya belum semua orang bisa memaksimalkannya. Seperti halnya membaca, di tengah berkembangnya dunia digital dan kemajuan teknologi, banyak sekali distraksi yang membuat kita teralihkan dari dunia membaca. Kita sadar membaca itu penting, tapi acap kali rasa malas menghampiri ketika sudah terlibat dengan berbagai aplikasi media sosial yang tersedia di gadget secara tidak kita sadari sering mengalihkan perhatian, yang awalnya niat baca buku begitu lihat media sosial jadi lupa baca. 

Continue reading “Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku”

[Review Buku] Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta Karya Alvi Syahrin

Mencintai, menghargaiโ€“mulai dari dirimu, untuk dirimu sendiri. Jika kamu saja tidak bisa mencintai diri sendiri, bagaimana orang lain bisa jatuh cinta kepada dirimu? Hidup terlalu singkat untuk meratapi kekurangan. Fokuslah pada kelebihanmu dan rangkul dirimu secara utuh.ย (halaman 34) Continue reading “[Review Buku] Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta Karya Alvi Syahrin”

50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye

Saya pertama kali berkenalan dengan buku karya Tere Liye pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat), dari sahabat saya. Ceritanya, kami saling meminjamkan buku koleksi masing-masing. Dan sahabat saya ini menyodorkan buku berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kesan pertama terhadap buku ini saya sangat tersentuh, ceritanya bagus sekali, tapi sayangnya tidak tahu siapa itu Tere Liye, karena  di halaman terakhir tidak ada keterangan tentang siapa penulisnya. Oh mungkin nama asing ini penulis dari luar negeri, pikir saya.

Continue reading “50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye”

[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye

โ€œJurus tak terkalahkan itu jelas bukan jurus Memapah Gunung atau Memecah Bukit. Bukan jurus yang punya nama-nama hebat itu. Bukan pula jurus yang melibatkan pukulan dan tendangan. Jurus tak terkalahkan itu adalah jujur dan sabar. Kalau jujur dan sabar, kalian akan menjadi ksatria tanpa tanding.โ€ (halaman 16)
Continue reading “[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye”