[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta dan Kuala Lumpur karya Tere Liye

Ibu dulu pernah bilang, cinta itu soal pertanda. Ia datang begitu saja. Memberikan tanda-tandanya, (halaman 39/375)

Sudah lama sekali saya mengincar buku fisik Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur, tapi belum pernah menemukan buku ori-nya di marketplace. Boleh dibilang buku ini sudah masuk kategori langka, karena ini merupakan buku yang ditulis di awal karier kepenulisan Tere Liye, belasan tahun lalu. Beruntung sekali, sekarang buku ini sudah di publish oleh Tere Liye di Google Play Book, sehingga saya pun bisa menikmatinya. Terus terang saya penasaran sekali dengan karya pertama dari penulis multitalenta ini. 

Untuk versi cetaknya, setelah saya cek di aplikasi Goodreads, diterbitkan pada bulan April 2006, sebanyak 240 halaman. Kalau versi cetaknya penulisnya bukan yang bernama pena Tere Liye, melainkan Sendutu Meitulan. Buat kamu yang belum tahu, nama pena Bang Tere Liye itu awalnya adalah Sendutu Meitulan, tapi sepertinya karya-karya beliau melejit dengan nama pena Tere Liye. Untuk versi ebook-nya ada 375 halaman.

Baca juga: review buku JANJI (unedited version) karya Tere Liye

Mari bahas tentang buku ini.

Dikutip dari penulisnya, bahwa Novel ini diterbitkan indie, diawal-awal kepenulisan Tere Liye. Jika kalian bingung membacanya, dimaklumi saja  Novel ini dibuat saat Tere Liye masih belajar menulis. Judulnya saja masih pakai kata ‘cinta’. Tapi boleh jadi seru, lucu membacanya. Dan boleh jadi kalian bisa belajar banyak.

Baca juga: review buku Pulang Pergi karya Tere Liye

Mungkin pepatah lama itu benar juga: ada beberapa kejadian luar biasa dalam hidupmu yang dengan mengalaminya bersama-sama, kalian akan bisa menjadi teman baik, meskipun sebelumnya kau dan dia adalah musuh sekali pun. (halaman 118/375)

Berkisah tentang James, dan Tania yang sudah bersahabat sejak mereka masih kecil. Suatu hari, Tania memaksa James untuk menghadiri konser penyanyi terkenal dari negeri jiran, bernama Siti. Tidak disangka, pertemuan pertama itu merupakan awal dari rangkain kisah cinta James terhadap Siti. Namun, pria cerdas nan lugu ini tidak pernah menyadari pertanda-pertanda dari sahabat masa kecilnya, Tania. Hingga suatu hari, saat cinta terhadap Siti mulai bersemi, James harus dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa sahabatnya yang berprofesi sebagai psikolog mulai memberikan jarak. Kira-kira, ada apa antara James, Tania, dan Siti? Pssstttt, ujung ceritanya sangat mengejutkan! 

Cinta bukan semata-mata soal pertanda, seperti yang selama ini Ibu sampaikan … Cinta adalah soal mengenali dan memahami… “Dan yang tak jauh lebih mengenali dan memahami dibandingkan dua sahabat baik. Cinta adalah persahabatan.” (halaman 360/370)

Karakter James ini mengingatkan saya akan buku The Gogon James & The Incredible Incident karya Bang Tere juga di mana salah satu karakernya juga ada yang namanya James. Kemudian untuk nama Tania, mengingatkan saya pada karakter Tania dalam buku Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, tapi tenang saja meski namanya sama tapi karakternya sangat berbeda.

Untuk buku pertama, menurut saya buku ini bagus, ceritanya lucu, konyol, dan menarik. 

Buat kamu yang suka baca karya-karya Tere Liye dan belum berkenalan dengan buku ini, menurut saya ini masuk dalam buku must read, gak bakal nyesel. Kita akan semakin tahu, bahwa karier kepenulisan Bang Tere meskipun di awal tidak semulus jalan tol, tapi kalau dari segi cerita memang sudah terlihat, progress-nya makin kelihatan di buku-buku berikutnya hingga kini yang di tahun 2020, Bang Tere sudah menulis lebih dari 50 judul buku. 

Baca juga: Si Anak Pelangi

Kalau kamu sudah baca buku TENTANG KAMU, RINDU, SELAMAT TINGGAL, jangan berharap buku ini sama dengan buku-buku yang saya sebutkan. Ini buku yang sangat berbeda, dan genre langka, bahkan boleh jadi buku pertama dan terakhir yang ditulis Bang Tere dengan genre seperti ini  Kalau kamu butuh hiburan, baca buku ini deh. Buku ini bisa bikin ketawa dan senyum-senyum sendiri ngebayangin James yang mencintai Cik Siti, artis yang sangat terkenal. Kebayang gak gimana serunya? Menurut saya, seru sekali.

Kalau kamu mau baca, silahkan beli ebook resminya di Google Play Book. Silakan klik link ini

Baca juga 5 cara baca buku tanpa harus membeli buku

Baca juga: buku bajakan rugikan diri sendiri serta banyak pihak

Happy reading everyone 🙂

Hal yang membuat saya selalu tertarik dan tidak bosan membaca buku-buku karya Tere Liye, salah satunya Tere Liye menyajikan buku dengan banyak genre. Dari puluhan buku yang sudah ditulisanya, berikut ini buku-buku Tere Liye yang sudah saya baca dan review:

NOVEL GENRE ANAK-ANAK & KELUARGA :

GENRE ROMANCE : 

GENRE FANTASY:

GENRE POLITIK & EKONOMI:

GENRE ACTION:

Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup:

Genre Biografi tapi tidak pure lebih banyak unsur refleksi: 

KUMPULAN PUISI:

KUMPULAN QUOTE:

GENRE SEJARAH:

GENRE BIOGRAFI

Buku Cerita Anak Bergambar versi Bahasa Indonesia yang sudah terbit bukunya:

BUKU TERE LIYE Yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

Buku-Buku Serial Karya Tere Liye:

Ebook yang sudah baca di Google Play Book

Baca juga:

Baca juga:

Happy reading!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s