Memang Allah mengirimkan cobaan, di mana kita dapat dimurnikan, diperkuat, dan kembali kepada-Nya. Tapi ketahuilah bahwa bersama rasa lapar, rasa haus, dan rasa dingin itu, Allah mengirimkan makanan, minuman, dan tempat berlindung.  Allah mengirimkan cobaan, tapi bersamanya Allah dapat mengirimkan kesabaran, dan bahkan keridhaan untuk menanggung cobaan tersebut.  (halaman 106)

Judul Buku         : Reclaim Your Heart
Penulis                : Yasmin Mogahed. Penerjemah : Nadya Andwiani
Penerbit              : Noura Books
Tahun Terbit      : Cetakan I, Agustus 2018
Jumlah Halaman : 262 halaman

Sinopsis:

Dunia itu seperti samudra, dan hati kita adalah kapal.  Kalau kita biarkan air laut masuk, kapal kita akan karam.  Demikianlah yang terjadi kalau kita bebaskan dunia merasuki hati kita.

Reclaim Your Heart, membawa kita menempuh berbagai perjalanan—perjalanan hidup pribadi penulisnya, perjalanan Nabi Muhammad Saw, dan perjalanan Al-Quran—yang kesemuanya dapat kita refleksikan ke dalam perjalanan hidup kita sendiri.  Ia menyoroti saat-saat naik turunnya iman, saat kita tertimpa nestapa dan mengalami kekecewaan, juga tentang keterikatan kita pada dunia.

Melalui buku ini, Yasmin Mogahed mencoba menyentuh berbagai aspek kehidupan dengan terus mengingatkan akan tujuan danmakna sejati hidup.  Tak kalah penting, dia juga menyinggung tentang duka dan kepedihan hidup yang merupakan pelajaran dan tanda dari Allah untuk kita.

Baca: review buku About Life

Bukan hanya menunjukkan bahwa terdapat kasih sayang Allah di balik semua kepedihan itu, Yasmin Mogahed pun mengungkapkan alasan-alasan praktis di baliknya, dan mengajak kita melihatnya melalui kacamata kesyukuran.

Dengan bab-bab yang singkat, Reclaim Your Heart memberi keleluasaan pembacanya melakukan refleksi, mendapatkan persepsi baru tentang hidup-duka, cinta, bahagia,; persepsi baru yang Insha Allah menghindarkan kita dari tenggelam ke dalam jebakan pesona dunia.

Terus terang, saya sangat menyukai cover buku ini, yang sangat berbeda dari cover buku pada umumnya.  Secara isi, buku ini bukan sekedar buku motivasi, melainkan saya sebagai pembaca seolah diajak menyusuri perjalanan kehidupan.  Diajak untuk belajar lebih bersyukur, dan terutama sekali, bahwa dengan memilih untuk lebih dekat dengan Tuhan, maka apa pun jalan kehidupan yang kita lalui, kita bisa terus tetap tegar berdiri.  Hanya dengan mendekatkan diri kepada Sanga Maha Pencipta, hidup terasa damai, meski apa pun yang terjadi.  Buku yang sangat bagus.    Point yang dibahas dalam buku ini, secara garis besar tentang: Ketikatan, Cinta, Penderitaan, Hubungan Dengan Sang Pencipta, Status Perempuan, juga Umat. Banyak membahas ayat Al-Quran yang akan meluaskan pandangan kamu dalam menyikapi kehidupan dengan sikap penuh kedewasaan.  Intinya, buku ini sangat bergizi!

Baca juga: terapi berpikir positif

Beberapa kutipan yang saya suka di dalam buku Reclaim Your Heart:

  1. Bila Anda menikah, jangan mengharapkan pasangan Anda untuk memenuhi setiap kebutuhan Anda. Bila Anda seorang aktivis, jangan menaruh harapan dalam hasil.  Bila Anda sedang dalam kesulitan, jangan bergantung pada diri sendiri. Jangan bergantung pada manusia.  Bergantunglah pada Tuhan.  (halaman 9)
  2. … Ayatnya berkata bahwa BERSAMA setiap kesulitan ada kemudahan. Kemudahan hadir bersamaan dengan kesulitan.  Berarti tak ada apa pun di dunia ini yang sepenuhnya baik (atau buruk).  Dalam setiap situasi yang kita hadapi, senantiasa ada sesuatu yang patut kita syukuri.  Bersama setiap kesulitan, Allah memberi kita kekuatan dan kesabaran untuk menanggungnya.  (halaman 14)
  3. “Ketetapan Tuhan terkait dengan orang-orang mukmin selalu merupakan karunia, bahkan jika itu berupa penangguhan (sesuatu yang diinginkan); dan merupakan berkah, bahkan jika itu kelihatannya merupakan cobaan dan penderitaan yang menimpa dirinya; dan merupakan obat, meskipun kelihatannya sebagai penyakit.” (halaman 20)
  4. Seperti bejana apa pun, hati harus dikosongkan sebelum bisa diisi. Kita tak kan pernah bisa berharap untuk mengisi hati dengan Tuhan selama hati tersebut dipenuhi banyak hal selain-Nya.  (halaman 33)
  5. Cukuplah Allah saja bagi mereka. Allah sudah memadai.  Bagi mereka yang menjadikan Allah fokus utama mereka, hanya kedamaian, karena apa pun yang terjadi dalam hidup mereka dipandang baik dan diakui sebagai kehendak Allah.  Bayangkan hanya memiliki kebaikan di dalam hidup Anda.  Itu adalah keadaan dari seseorang yang beriman ini, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah, “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin.  Semua urusannya baik baginya. Yang demikian itu hanya ada pada seorang mukmin.  Jika mendapat kesenangan, dia bersyukur—syukur itu baik baginya.  Dan jika mendapat musibah, dia bersabar—sabar itu baik baginya.”  HR Muslim (halaman 44)
  6. Seperti yang dinyatakan oleh Ali dengan indah: “Zuhud bukan berarti kamu tidak boleh memiliki sesuatu, melainkan tidak ada sesuatu pun yang boleh memilikimu.” (halaman 48)
  7. Cinta sejati mendatangkan ketenangan, bukan siksaan batin. Cinta sejati memungkinkan Anda berdamai dengan diri sendiri dan dengan Tuhan.  (halaman 70)
  8. Betapa seringnya kita berpikir bahwa Allah hanya menguji kita dengan cobaan-Nya, padahal itu tidak benar, Allah juga menguji kita dengan kemudahan. Dia juga menguji kita dengan na’im (nikmat) dan dengan hal-hal yang kita cintai—justru dalam ujian bentuk ini kebanyakan diri kita gagal.  (halaman 75)
  9. Kebutuhan utama kaum lelaki adalah untuk dihormati. Kebutuhan utama wanita adalah untuk dicintai (halaman 92)
  10. Memang Allah mengirimkan cobaan, di mana kita dapat dimurnikan, diperkuat, dan kembali kepada-Nya. Tapi ketahuilah bahwa bersama rasa lapar, rasa haus, dan rasa dingin itu, Allah mengirimkan makanan, minuman, dan tempat berlindung.  Allah mengirimkan cobaan, tapi bersamanya Allah dapat mengirimkan kesabaran, dan bahkan keridhaan untuk menanggung cobaan tersebut.  (halaman 106)
  11. Seringkali Allah mengambil hal-hal tertentu dari kita, hanya untuk mengantinya dengan sesuatu yang lebih baik. (halaman 122)
  12. Indahnya ujian dari Allah adalah bahwa setelah memberi tahu kita mengenai kedatangannya, kita diberi resep agar berhasil melewatinya: sabar dan takwa. (halaman 134)
  13. Jika kamu bersabar dan bertakwa maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (halaman 137)
  14. Ketika Anda menjalankan qiyam, shalat tengah malam, seumur hidup Anda bertransformasi. Tiba-tiba, beban yang pernah menghancurkan Anda menjadi terasa ringan.  Masalah yang tadinya tak terpecahkan menjadi teratasi.  Dan kedekatan dengan Sang Pencipta, yang dulunya tidak terjangkau, kini menjadi tali penyelamat Anda.  (halaman 160)

Baca: Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Dan… masih banyak lagi kalimat-kalimat penyejuk lainnya.  Secara keseluruhan, buku ini sangat recommended!

Happy reading!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s