Novel SELAMAT TINGGAL [Unedited Version] Karya Tere Liye

Judul novel terbaru dari Tere Liye ini menurut saya cukup unik. Bikin penasaran gak sih, ini cerita tentang apa? Sayangnya, meskipun saya sangat penasaran, tapi sang penulis tidak memberitahu sinopsis di bukunya ini pada saat saya membacanya di Google Play Book. Buku yang saya baca ini masih versi unedited version, belum ada sentuhan editing dari penerbit. Masih fresh sekali, rilis resmi dan Google Play pada tanggal 7 Mei 2020, 637 halaman. Belum ada versi cetaknya, sehingga saya meluncur ke Google Play untuk membeli buku ini.

Lantas setelah membaca buku ini saya mau menceritakan isinya? Saya kira tidak perlu, biarlah menjadi kejutan untuk para pembaca karya-karya Tere Liye. Baik pada saat membaca unedited version, maupun nanti pas sudah terbit versi cetaknya beberapa bulan yang akan datang.

Buku Selamat Tinggal versi cetak sudah terbit pada bulan November 2020

Baca juga: buku-buku karya Tere Liye

Saya hanya akan menceritakan beberapa hal menarik dari buku Selamat Tinggal (unedited version):

  • Karakter utamanya bernama Sintong Tinggal ini menurut saya terasa sangat ‘real‘ dalam kondisi kehidupan saat ini. Tidak terkesan fiksi banget semacam Ali di Serial Bumi. Pokoknya, Sintong ini gak kalah keren dengan karakter Bujang di buku PulangPergi. Thomas di buku Negeri Para Bedebah dan Negeri di Ujung Tanduk. Danar di buku Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Ali di Serial Bumi. Hakan dan Zaman Zulkarnaen di buku Tentang Kamu. Ambo Uleng di buku Rindu.  Tegar di buku Sunset bersama Rosie. Jim, di buku Harga Sebuah Percaya. Esok di buku Hujan.
  • Sintong Tinggal lebih nyata sosoknya 
  • Menurut penulisnya, saat mengabarkan buku terbarunya di akun Instagram miliknya. Tidak ada sinopsis. Anggap saja surprise saat membacanya. Dan pada saat saya membaca buku ini, saya benar-benar di bikin terkejut sama penulis ini. Ya ampun Bang Tere itu asli gak pernah kehabisan ide. Buku ini benar-benar terasa sekali relevan dengan keadaan saat ini terutama dalam dunia …. ah sudahlah, kamu baca sendiri bukunya, ya 
  • Pesan dari penulisnya:  buku ini sebaiknya tidak dibaca oleh kalian yang sedang patah hati. Kalian yang cinta pertamanya ambyar. Kalian yang tertipu kepalsuan. Ehem! di buku ini memang membahas tentang ketiga masalah pokok tersebut. Tapi yang paling nyata dengan kondisi saat ini dan mudah ditemukan tentu saja perihal tertipu kepalsuan. Asli nendang banget bagian ini.
  • Pokoknya buku ini banyak kejutannya. Berbeda dari buku-buku yang pernah di tulis Bang Tere.
  • Ayolah, kalau kamu sudah mulai bosan dengan karya-karya Bang Tere, mesti baca buku ini. Bisa jadi kamu gak jadi bosan malah ketagihan nungguin karya-karya berikutnya 
  • Dari judulnya saja yang kece “Selamat Tinggal” kira-kira sudah ada yang bisa menebak pesan seperti apakah yang disampaikannya. Apakah tentang ucapan perpisahan kepada yang sedang patah hati? Yang jelas pesannya lebih dari itu. Baca saja ya, biar kamu bisa menikmati langsung pesan dalam buku ini. 
  • Saya juga tidak akan menuliskan penggalan quote dari buku ini, karena memang seperti kata penulisnya buku ini anggap saja surprise. Kecuali kalau nanti ada versi cetak, bisa jadi saya ingin mengulasnya.  
  • Terima kasih Bang Tere untuk karya buku SELAMAT TINGGAL. Salut dan berani mengangkat tema yang sederhana menjadi luar biasa.
  • Sintong mungkin tidak sehebat Bujang, sekeren Thomas, sepintar Zaman, sejenius Ali, segalau Danar, sesetia Tegar. Tapi dia tetap spesial 
  • Buat yang suka mendaki gunung, mungkin buku ini cocok.
  • Buku ini tentang cinta pertama, tentang patah hati, tentang kepalsuan.
  • Ketika cinta pertama kita tertolak karena orang yang kita cintai ternyata telah menambatkan cinta pertamanya lebih dulu. Novel ini serius sekali, sama seriusnya seperti novel Pulang, Pergi dan novel PP.
  • Mengutip apa yang disampaikan penulisnya bahwa: Buku ini mirip RINDU ada sejarahnya. Buku ini mirip ‘TENTANG KAMU’ ada kisah seseorang yang tangguh. Buku ini mirip ‘PULANG’ dan ‘PERGI ada kisah intrik heroik dan sebagainya. Tapi ehem jangan-jangan buku ini mirip kalian …… 

Available now Google Play Book “Selamat Tinggal (unedited version) Tere Liye

Silahkan Subscribe channel YouTube sayahttps://www.instagram.com/p/CAxdaPhHVo5/embed/captioned/?cr=1&v=13&wp=783&rd=https%3A%2F%2Faisaidluv.com&rp=%2F2020%2F05%2F27%2Fselamat-tinggal%2F#%7B%22ci%22%3A0%2C%22os%22%3A2619.639999989886%7D

Baca juga: 5 Cara membaca buku tanpa harus membeli buku

Untuk kamu yang belum dan pengen baca unedited version, silahkan bisa beli di Google Play, atau klik link ini 

Kalau selesai baca buku di Google Play Book, bukunya tidak udah disebarkan ya, karena kalau mau pinjamin ke temen atau saudara, caranya hanya dengan meminjamkan hp kita kemudian dipersilahkan untuk membacanya. Bila menyebarkan dengan meminjamkan kemudian copy paste  dan sebagainya, ini namanya tindakan pencurian. Itulah sekelumit pesan yang disampaikan oleh penulisnya. Mari kita hargai para penulis, siapa pun penulisnya, dengan tidak membeli buku bajakan, dan tidak membaca buku-buku ebook yang bajakan juga.

Kalau kamu, siapa penulis favoritmu?

Baca juga: Buku bajakan rugikan diri sendiri dan banyak pihak!

Happy reading!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s