[Review Buku] Selena karya Tere Liye

“Tidak ada salahnya dicoba. Kata orang bijak, kita akan lebih menyesal jika tidak melakukan karena takut, dibanding melakukan meskipun gagal.” -Aq (halaman 63)

Judul                    : SELENA
Genre                    : Science Fiction, Romance
Penulis                  : Tere Liye
Co-Author             : Diena Yashinta
Tahun Terbit        : 16 Maret 2020
Jumlah Halaman : 368 halaman
Penerbit                 : Gramedia Pustaka Utama
Rating                     : 5/5  ISBN : 9786020639512

Sinopsis:

SELENA dan NEBULA adalah buku ke-8 dan ke-9 yang menceritakan siapa orangtua Raib dalam serial petualangan dunia pararel. Dua buku ini sebaiknya dibaca berurutan.

Kedua buku ini juga bercerita tentang Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, sekolah terbaik di seluruh Klan Bulan. Tentang persahabatan tiga mahasiswa, yang diam-diam memiliki rencana bertualang ke tempat-tempat jauh. Tapi petualangan itu berakhir buruk, saat persahabatan mereka diuji dengan rasa suka, egois, dan pengkhianatan.

Ada banyak karakter baru, tempat-tempat baru, juga sejarah dunia pararel yang diungkap. Di dua buku ini kalian akan berkenalan dengan salah satu karakter paling kuat di dunia pararel sejauh ini. Tapi itu jika kalian bisa menebaknya.

Dua buku ini bukan akhir. Justru awal terbukanya kembali portal menuju Klan Aldebaran.

Buku Selena merupakan spin off, buku ke-6.5 sebelum Nebula. Kali ini, kita akan diajak berpetualang di Klan Bulan, oleh gurunya Raib, Seli, dan Ali. Dan kita akan mengikuti kisah Miss Selena, Guru Matematika di Klan Bumi. Kisahnya dimulai saat Selena berusia 15 tahun, menjadi anak yatim piatu karena Ayahnya meninggal, dan sebulan kemudian menyusul ibunya, hidup miskin dan tinggal di Distrik Sabit Enam.

Setelah kewafatan Ibunya, Selena diberikan surat wasiat oleh Togra, ketua Distrik Sabit Enam yang sebelumnya dititipkan ibunya untuk Selena. Sesuai wasiat ibunya, ia pindah ke kota Tishri, tinggal bersama dengan pamannya bernama Paman Raf. Karena miskin dan tidak punya uang, tetangganya berbaik hati mengumpulkan uang untuk ongkos ke Ibu Kota. Maka berangkatlah Selena, menuju Statiun Sentral Kota Tishri berbekal alamat yang tercantum di dalam surat wasiat. Setelah bertemu dengan pamannya, dia diizinkan tinggal, namun dia tidak tinggal gratis, sebagai kontribusi karena sudah tinggal dengan keluarga Ibunya, maka pamannya menyuruh dia bekerja dan gabung dengan tim pekerja yang sudah dipekerjakan pamannya, menggarap konstruksi lorong kereta bawah tanah. Sebenarnya, Bibinya sangat tidak setuju Selena bekerja berat seperti itu, sementara Pamannya yang cerewet mana mau berkompromi yang ada Bibi dan Pamannya berantem terus. Selena meyakinkan Bibinya bahwa dia akan baik-baik saja, serta belajar banyak hal baru di lokasi konstruksi.

Aq, mandor di proyeknya memutuskan mendidik menjadi pekerja konstruksi berbaik. Selena cepat belajar, dia diajari oleh Aq tentang hitungan, tapi Selena belum bisa karena tidak pernah sekolah, terus dikursuskan dasar pelajaran berhitung, dan sangat menyukainya. Aku menyukai pelajaran ini pada detik pertama belajar, jatuh cinta pada pandangan pertama—selain menyukai teknik berdentum, menghilang, dan tameng transparan. Di masa nanti, aku bahkan tidak menyangka akan menjadi guru di Klan Bumi, klan makhluk rendah. Di sana mereka menyebut pelajaran berhitung dengan istilah Matematika. Murid-muridku akan memanggilku Miss Selena. Satu dua memanggilku dengan panggilan spesial: “Miss Keriting.” Aku tidak keberatan. Dan tiga diantara mereka adalah murid terbaik yang beruntung sekali pernah dimiliki seorang guru di seluruh dunia pararel. Mereka bertiga adalah Raib, Seli, dan si genius Ali, (halaman 51).

Kemudian sambil mempersiapkan diri untuk kuliah, setelah tinggal 3 tahun, dia diterima di ABTT, kampus impiannya. Ia berkali-kali lolos, kecuali pada tes terakhir dia selalu gagal. Hingga akhirnya ada seseorang yang menolong Selena dengan pamrih (artinya Selena harus menuruti kemauannya), agar bisa masuk dan lolos di ABTT. Siapakah yang membuka kunci kekuatan teknik bertarung Selena? “Aku adalah masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Aku adalah orang yang bisa memberikan jawaban saat tidak ada lagi jawaban yang tersisa. Aku bisa mewujudkan mimpi-mimpi siapa pun yang penuh ambisi.” (halalan 71). Nah, hei hei siapakah dia? 

Setelah itu, dari Stasiun Sentral, berangkatlah Selena naik kereta menuju Distrik Lembah Gajah, tempat Akademi Bayangan Tingkat Tinggi berada. Naik kereta terbang, dengan warna perak  berkelir keemasan ini melewati kota-kota lain, desa-desa, ladang pertanian subur, melewati berbagai distrik dan menembus perbukitan. Momen Selena berangkat kuliah ini, mengingatkan saya akan Harry Potter yang juga naik kereta Hogwarts Express 5972. Bedanya Selena naik kereta terbang, sementara Harry Potter naik kereta biasa. Sesuai namanya, Distrik Lembah Gajah terletak di lembah dengan hutan lebat. Tidak ada kota di sana. Hanya ada beberapa pedesaan dengan penduduk bekerja sebagai petani, peternak, dan pemburu, sisanya hamparan hutan yang masih terjaga. Tapi distrik itu penting dan terkenal, karena persis di tengah lembah itu, di sebuah kawasan seluas puluhan hektar, berdiri gagah Akademi Bayangan Tingkat Tinggi. Kampus dengan fasilitas lengkap dan dosen-dosen terbaik. Ada belasan bangunan modern di sana, ruang kelas, laboratorium, ruang latihan, kantin, ruang guru, juga bangunan asrama mahasiswa. Gerbang ABTT berbentuk tongkat khas milik Klan Bulan di kiri dan kanan, yang menjulang sepuluh meter. Bangunan ABTT terlihat, megah, modern, dan futuristik. Dan lokasi ABTT ini mengingatkan saya dengan Kastil Hogwarts, bedanya Hogwarts itu terkesan klasik, sementara ABTT sepertinya fururistik. Semua mahasiswanya mengenakan jubah hitam dengan garis abu-abu.

ABTT mengingatkan saya akan Hogwarts (lokasi USJ, Osaka -dokumen pribadi). Bedanya, ABTT itu sekolah untuk para pengintai dan petarung terbaik di Klan Bulan, sementara Hogwarts itu sekolah untuk para penyihir. Seru kali ya, kalau ada di dunia nyata? Sayang, ini hanya fiksi 

Ternyata ada filosifi dibalik pendirian ABTT, yang terletak di Distrik Lembah Gajah. “Kamu tahu kenapa distrik ini diberi nama Distrik Lembah Gajah, Selena ?” “Karena tempat ini adalah habitat gajah. Hewan ini mengagumkan. Gajah adalah hewan yang daya ingatnya paling kuat. Penelitian membuktikan, gajah bisa mengingat sumber air yang pernah di datangi tiga puluh tahun lalu. Saat kembali, berpuluh tahun berlalu, dia ingat lokasinya. Itulah kenapa ABTT didirikan di tempat ini, agar petarung-petarung terbaik Klan Bulan mengingat tempat kembalinya, sumber mata air pengetahuan yang mereka miliki. Agar mahasiswa-mahasiswi Akademi Bayangang Tingkat Tinggi mengingat tempatnya menimba ilmu, hari-hari yang menyenangkan. Pemahaman-pemahaman yang baik. (Bibi Gill dalam buku Nebula, halaman 216)

Baca artikel terkait: Tentang hal-hal menarik dari SERIAL BUMI dan Urutan buku Serial Bumi

Stop beli buku bajakan!!! Karena merugikan diri sendiri dan banyak pihak

SELENA: Berasal dari Distrik Sabit Enam, distrik paling miskin di Klan Bulan. Cerewet, suka ceplas- ceplos, suka menyela pembicaraan. Tubuhnya kecil, kurus, kulitnya gelap, dan rambutnya keriting, lengkap sudah sejak kecil menjadi target perundungan dan olok-olok  anak-anak di Distrik Sabit Enam. Namun kedua orangtuanya pandai membesarkan hati anaknya. “Selena, jadilah anak yang kuat. Kamu akan sendirian menghadapi kehidupan.” (halaman 6). “Kamu memiliki mata yang tajam, Selena. Jangan berkecil hati jika teman-teman mengolokmu.” Itu kata ayah dulu. (halaman 8) “Itulah kelebihanmu Selena.” Itu kata Ibu. “Kamu memang tidak pandai menghilang atau menguasai teknik Klan Bulan lainnya, tapi matamu setajam elang Pegunungan Berkabut. Ingatanmu sekuat gurat air di sungai-sungai jauh. Kamu punya bakat hebat. (halaman 9)

Dan jika terus dilatih bisa menjadikannya sebagai Sang Pengintai terbaik di Klan Bulan. Dia juga punya kemampuan luar biasa, yaitu merekam dengan akurat apa pun yang dilihatnya untuk pertama kali, dia seperti memahami sesuatu. Tempat favoritnya adalah Perpustakaan Sentral. Saat libur bekerja, dia sering berkunjung ke perpustakaan: meminjam buku-buku, atau hanya duduk seharian di sana, belajar, latihan soal. Di tempat itu pula aku mengenal seseorang yang mengubah jalan hidupku. Namanya Av, Kepala Perpustakaan Sentral. Namun kisah itu masih jauh, aku harus melawati sisi gelap hidupku dulu, baru dia “menyelamatkanku.” Sejak awal dia selalu ramah padaku, membantuku. Setiap kali aku latihan soal di salah satu meja perpustakaan, Av berjalan mengamati pengunjung yang tekun membaca atau belajar, meski tidak pernah menyapa langsung, (halaman 57).

Uang gaji yang di dapat Selena selama bekerja, dia tabung dan digunakan untuk membeli banyak buku. Selama tiga tahun bekerja, dia terus belajar dan selama itu pula dia maju pesat. Aku tidak hanya belajar berhitung, tetapi juga mempelajari buku-buku lain. Aku menghabiskan banyak uang untuk membeli buku. Aku autodidak, belajar sendiri, (halaman 58). Usia 18 tahun, masuk ABTT, sekolah terbaik di Klan Bulan. Itu seperti kampus kebanyakan. Bedanya, itu tempat para petarung terbaik seluruh Klan Bulan belajar. Kelompok elite dari para elite.  Selena memiliki mata yang sangat tajam. Dia tumbuh menjadi salah satu pengintai tebaik Klan Bulan.

MATA: Berasal dari Distrik Sungai-Sungai Jauh, tempat leluhur Klan Bulan berasal. Distrik itu asal semua teknik bertarung. Kode genetik pertama dengan kemampuan menghilang dilahirkan di sana, puluhan ribu tahun lalu. Semakin ke sini, kode genetik itu semakin langka, tinggal hitungan jari. Namun, saat ada penduduk Distrik Sungai-Sungai Jauh yang memilikinya, kode genetik itu muncul, dan karena mereka memiliki garis keturunan langsung, itu membuat mereka spesial, seperti Mata. Usianya sepantaran dengan Selena. Rambutnya lurus panjang, hitam legam. Matanya indah sekali. Anaknya ramah, orangnya menyenangkan, dan matanya, itu bagian yang paling menarik. Bola matanya tidak berwarna hitam, melainkan hijau terang. Terlihat sangat menakjubkan.  Murid terpandai di pelajaran Bahasa-Bahasa Kuno (mempelajari bahasa-bahasa yang hilang dari Klan Bulan). Mata juga memiliki kemampuan meng-copy paste, teknik bertarung dengan cepat. Dia adalah Sang Putri Bulan. Cita-citanya bertualang, melihat dunia, menemukan tempat-tempat baru, penduduk asing, dunia baru. “Aku percaya dunia ini tidak sesederhana yang kita lihat. Mungkin di luar sana ada banyak  dunia. Kita saja yang belum tahu,” (halaman 156). Mata suka membaca novel di tablet tipis, jika dia punya waktu luang, tugas kuliah selesai dikerjakan, santai, dia akan menghabiskan waktu dengan membaca novel, sebelum beranjak tidur. Tahukah novel yang dibaca Mata? Ternyata Mata suka baca Serial Anak-Anak, nama pengarang Ter-E Liy-E, seru ceritanya, berseri-seri bukunya. Haha, paling bisa nih Bang Tere Liye, kalau di Klan Bumi adanya Serial Anak Nusantara dan penulisnya Tere Liye. Mirip-mirip dikitlah, asli bagian ini kocak banget, bikin saya tertawa.  Di mana-mana, penulis buku Tere Liye baik di Klan Bumi–Indonesia, maupun di Klan Bulan, sama-sama terkenal dan karyanya digemari pembaca.

TAZK: Laki-laki, tinggi, gagah, dan ganteng. Rahangnya kokoh, garis wajahnya berkarakter. Rambut hitamnya lebat dan mengombak tersisir rapi. Wajahnya bersih. Hidungnya mancung. Bola matanya hitam dan indah. Saat Selena pertama kali berjabat tangan, terasa kokoh dan hangat, serta bersahabat. Dia tampan, baik hati, dan pintar. Berasal dari Kota Tishri, ibukota Klan Bulan. Mantan anak boyband terkenal di Distrik Kota Tishri. Follower-nya jutaan. Saat lulus Sekolah Level III, tidak ada yang menyangka dia akan masuk ke ABTT. Orang mengira dia hanya remaja galau, baper. Tapi dia selalu masuk tiga besar saat tes.  Mahasiswa ini sering jadi bintang iklan bersama delapan anggota boyband lainnya. Cucu mantan panglima Pasukan Bayangan. Namun memutusan keluar dari boyband, dan kuliah di ABTT, ini menunjukkan visi dan misinya yang menarik. Dia tidak seperti anak muda kebanyakan. Tazk tahu persis apa yang harus dilakukan. Dia cerdas, dia selalu baik kepada semua mahasiswa lain, menawarkan bantuan kepada mahasiswa lain. Pintar tapi senang berbagi ilmu, tidak takut tersaingi teman-temannya. Perfeksionis.

Baca: review buku Selena (unedited version)

Mereka bertiga, pertama kali bertemu saat inagurasi di Akademi Bayangan Tingkat Tinggi di Distrik Lembah Gajah. Selena datang tepat sedang diadakan inagurasi (istilah di Klan Bulan, atau kalau di Klan Bumi namanya ospek). Sempat diusir oleh seniornya orde angkatan 75 (ORDE itu sama seperti BEM). Namun, Selena tak bergeming, dia keukeuh masuk. Sehingga menimbulkan keributan. Saat dikeroyok para senior, ada yang datang membantu yaitu Mata dan disusul Tazk. Mereka sama-sama Mahasiswa Baru angkatan 78 yang sedang menjalani ospek sebelum perkuliahan dimulai. Keributan besar tersebut mengundang kemarahan salah satu dosen terbaik dan pimpinan ABTT bernama Master Ox, saking kesal dia bilang “bulan sabit gompal.” Atas keributan di aula tersebut mereka bertiga diganjar hukuman membersihkan seluruh bangunan di kampus secara manual selama seminggu, tidak ada alat canggih, melainkan melakukannya dengan tangan, sapu, kain pel, dan sebagainya. Sejak saat itulah mereka akrab dan dekat, terlebih Selena dan Mata, mereka tinggal satu kamar di asrama perempuan, sementara Tazk di asrama anak laki-laki.

Karakter dalam buku Selena: Selena, Mata (sahabatnya Selena), Tazk (sahabatnya Selena), Jem (Ibunya Selena), Togra (tetua Distrik Sabit Enam),Paman Raf (adiknya Jem), Bibi Leh (istrinya paman Raf), Am, Im, Em, Om, Um (lima saudara sepupunya Selana. Anak-anaknya Raf dan Leh), Maeh, Aq (mandor), Bow (salah satu rekan kerjanya Selena), Tamus, Master Ox (dosen mata kuliah teknik bertarung) pimpinan ABTT, Bibi Gill (dosen yang mengajar mata kuliah Malam dan Misterinya, penjaga kantin), Boh dan Ev teman kampusnya Selena, Stor (dosen Sejarah dan Catatan Lama), Flo & Flau (dosen mata kuliah Hewan, Tumbuhan dan bukan keduanya), Ibu Tau (dosen mata kuliah Bilangan Struktur dan Perubahan), Miss Ling (dosen mata kuliah Bahasa-Bahasa Kuno, Professor Chem, drone D-100, D-210579 (drone yang mengawasi Selena, Tazk dan Mata saat menjalani hukuman), Av, Raib-Seli-dan Ali (hanya saja porsinya sangat sedikit), robot R-001, R-013A, R-013B (Selena, Mata dan Tazk tidak ikut dalam kelas Teknik Bertarung di kelasnya Master Ox, mereka mendapat kesempatan terbaik dengan melakukan simulasi langsung dengan robot-robot di Gedung “Kotak Hitam.”

Cover buku Selena: Saya selalu suka dengan design cover Serial Bumi yang digarap tim Orkha Creative, terlihat elegan, keren, tapi juga ada maknanya. Biasanya, kalau saya perhatikan, gambar-gambar yang tertera dalam cover merupakan tema yang dibahas bisa jadi tempat, hewan, atau apa saja. Nah kali ini di buku Selena, saya perhatikan ada gambar kereta terbang, sekolah ABTT, pintu (sesuai judulnya yang mengisahkan seorang pengintai, di mana pengintai itu harus selalu berurusan dengan pintu) seorang pengintai mengenali setiap gembok rintangan di depannya, memahaminya, lantas berhasil menemukan solusinya, buku (Selena suka sekali membaca buku, dan tempat favoritnya adalah Perpustakaan Sentral di Kota Tishri), kemudian perkamen tua yang disimpan di Perpustakaan Sentral, isinya tentang puisi, petunjuk untuk menemukan Klan Nebula. Dan juga ada gambar bangunan futuristik bernama Tower Sentral, semacam pusat pemerintahan di Klan Bulan.

Yang menarik dari buku SELENA:

  • Berhubung cerita di buku ini tentang dunia perkuliahan, ternyata di ABTT—kampus terbaik di Klan Bulan ini mengenal inagurasi untuk mahasiswa yang baru masuk. Dan kakak senior yang menjadi panitia untuk angkatan Selana adalah mahasiswa angkatan 75, sementara Selena angkatan 78. Seperti biasa buku scienfic ini juga tak luput dari selera humor karakternya, dan yang paling menarik perhatian saya tentu saja Master Ox, kalau kesal dan sebal dengan gengnya Selena, yang sering menyela pembicaraan dan membuat gaduh kampus, maka kata-kata yang keluar dan seringkali mengocok perut saya saat bilang, bulan sabit gompal. “Dan kenapa sih dia sedikit-sedikit berteriak ‘bulan sabit gompal’? Memangnya ada apa dengan bulan sabit? Dia pernah trauma melihat bulan sabit?  (halaman 279). Sebenarnya, bilang ‘bulan sabit gompal’ lebih banyak di buku Nebula ketimbang Selena. Asli, Master Ox, galak-tegas-tapi menghibur.
  • Ada pertandingan bola terbang antardistrik. Saudaranya Selena, mereka berlima suka nonton bola. Bahkan saat sedang diadakan Pertandingan Liga Bola Terbang, lima bersaudara itu senang sekali nonton acara tersebut di tv. Yang lebih kocak, nama regunya di Klan Bulan sedikit mirip di Klan Bumi. Kalau Klan Bumi tepatnya di Negara asal penulis serial ini, punya kesebelasan Persib dan Persija. Maka di Klan Bulan ada Klub kebanggan Kota Tishri yaitu PAR-SIB yang bertanding melawan musuh bebuyutannya yaitu PAR-SIJA. Bagian ini bikin saya ketawa-tawa. Hadeuh, ini penulisnya paling bisa deh! Hmm PAR-SIB dari kota Tishri, berarti Tishri ini semacam kota Bandung, ya? 
  • Nama-nama karakter di Klan Bulan sangat unik. Seperti Selena memiliki saudara bernama Am, Em, Im, Om dan Um (asli ini penulisnya kreatif banget, bikin nama simple aja)  Nama-nama di Klan Bulan umumnya begitu. Hanya satu kata, itu pun terdiri atas dua-tiga huruf saja. Besok-besok, saat aku tahu tentang dunia pararel, aku tahu di klan lain juga unik. Di Klan Matahari misalnya, nama mereka terdiri atas tiga suku kata, dengan rima. Misalnya Hana-fara-tana I, Hana-fara-tana II, dan seterusnya. Di Klan Bintang nama penduduknya juga tak kalah unik. Nama mereka simetris. Misalnya Zaramaraz, dibaca dari depan atau pun dari belakang akan tetap sama, Zaramaraz. Dalam huruf Klan Bintang, nama itu sebenarnya bahkan ditulis simetris atas bawah, kiri-kanan, juga diagonal, tapi rumit sekali menuliskannya dengan huruf klan lain. (halaman 36-37)
  • Kalau di ABTT, setiap mahasiswa punya kartu hologram, semacam kartu mahasiswa, tapi ini versi lebih canggih tentunya.
  • Mata uang di Klan Bulan adalah Kredit. Ya ampuuun unik banget, sih! >.<
  • Jangan kaget baca buku ini, di Klan Bulan, untuk satu mata kuliah Sejarah dan Catatan Lama Level I, mahasiswa diharuskan baca buku setebal 19.800 halaman. Ya ampuuun, bukan main tebel bener bukunya! -_-  
  • Nama-nama mata kuliah di ABTT, gak kalah keren dan asli super unik. Kalau di Klan Bumi, saya mengenal dengan pelajaran Sejarah, Matematika, Bahasa, Biologi, Kimia, Fisika, IPA, IPS, maka berikut ini  nama Mata Kuliah di Klan Bulan:
No.KodeMata KuliahDosen
1W-001Sejarah & Catatan LamaProfessor Stor
2W-002Bilangan Struktur, Ruang & PerubahanIbu Tau
3W-003Bahasa-Bahasa Klan BulanMiss Ling
4W-004Hewan, Tumbuhan, dan Bukan Keduanya*Si kembar Flo & Flau
5W-005Teknologi dan RekayasaIng. HBB
6W-006Kimia & Keindahan Di DalamnyaProfessor Chem
7W-007Non GaibSteph
8W-008Memahami Masalah Sosial dengan Ilmu Sosial
9W-009Teknik BertarungMaster Ox
10P-005Malam & MisterinyaBibi Gill

*Mata kuliah kesukaan Selena, Mata, dan Tazk

  • Di ABTT ada 9 mata kuliah wajib yang harus diambil semua mahasiswanya, serta satu mata kuliah pilihan. Total ada 10 matkul. Tiga mata kuliah pilihan: (1). Bahasa Bahasa Kuno, (2). Malam dan Misterinya, (3). Seni Kepemimpinan atau Tim dan Organisasi.  Selena mengambil mata kuliah pilihan Malam dan Misterinya, sesuai dengan passion-nya sebagai pengintai. Uniknya, hanya dialah satu-satunya murid yang berhasil menemukan lokasi yang sudah ditentukan gurunya, otomatis dia menjadi satu-satunya murid Bibi Gill, banyak mahasiswa yang tadinya ikut namun mereka gagal karena tidak menemukan lokasi. Sementara Mata mengambil kuliah pilihan Bahasa Bahasa Kuno, karena  dia senang mempelajari Bahasa. Dan Tazk, memilih mata kuliah pilihan Seni Kepemimpinan atau Tim & Organisasi.
  • Pada semester pertama, tiga sekawan ini mendapat predikat tiga mahasiswa dengan nilai terbaik. Tazk meraih IPK 4,00, Selena 3,86 dan Mata 3,75. Wow sungguh luar biasa tiga sahabat ini. Sementara Boh dan Ev, dua sekawan pemerhati dan profesor cintanya Selena yang tahu banget bahwa Selena suka Tazk, nilai IPK-nya tidak sespektakuler ketiga mahasiswa tersebut.
  • Di Klan Bulan juga ada boyband terkenal namanya ECHO (dulu Tazk pernah bergabung di grup ini), yang merilis single terbaru berjudul “Cintai Dirimu Sendiri.” Kira-kira seperti inilah potongan liriknya: dududu…. Dududu … dududu… Cinta. Cinta. Ooh, cintai dirimu sendiri. Sebelum kamu mencintai orang lain, dududu… dududu… dududu… Aduhai, indah sekali liriknya 
  • Di Klan Bulan itu orang menyukai warna hitam, dan warna abu-abu sudah terbilang sebagai warna cerah.
  • Nama-nama distrik atau semacam provinsi, di Klan Bulan ini juga unik, misalnya: Distrik Lembah Gajah (lokasi tempat kuliah ABTT), Distrik Sungai-Sungai Jauh, Distrik Sabit Enam, Distrik Padang Berkabut, Distrik Panah Emas, Distrik Busur Melengkung, Distrik Pulau Terpencil.
  • Di ABTT, ada hari khusus namanya “Aku Cinta Perpustakaan.”“Itu bukan mata kuliah, tapi seluruh mahasiswa wajib mengikutinya. Aku termangu saat membaca informasi itu pertama kali dari kartu hologramku. Ini sungguhan? Aku suka perpustakaan, aku semangat mengikutinya. Masalahnya, kegiatan ini mewajibkan mahasiswanya membuat esai atas buku-buku yang dibacanya. Kampus ini suka sekali memberikan tugas menulis. Sedikut-sedikit mahasiswa disuruh menulis makalah, menulis esai. Jangan-jangan kampus ini lebih terobsesi melahirkan seorang penulis dibanding petarung Klan Bulan.” (halaman 141-142)
  • Di perpustakaan Sentral, Selena menemukan buku-buku tentang pemilik keturunan murni. Juga buku tentang teori dunia pararel. Ada banyak petualang dan ilmuwan yang meyakini dunia tidak sesederhana yang kita lihat. Dunia ini tidak hanya terdiri atas Klan Bulan, tapi juga klan-klan lain secara simultan. Meskipun itu baru teori dan tidak ada yang bisa membuktikannya. Kenapa hingga saat ini belum ada buktinya? Karena siapa pun yang berhasil bertualang ke klan berbeda tersebut memutuskan untuk merahasiakannya. Itulah yang membuat hal ini hingga sekarang tidak terpecahkan. (halaman 217)
  • Saya juga suka bagian ini: “Sebenarnya amat jarang mahasiswa ABTT bertanya tentang keluarga. Itu privasi.” (halaman 319). Sesuatu hal yang di zaman ini terkadang sulit dibedakan karena beda tipis antara kepo dengan menghargai privasi orang lain.
  • Karakter favorit saya tentu saja tiga mahasiswa yang bak binta terang: Selena, Mata dan Tazk. Dan karakter Bibi Gill, Av, Master Ox,  mereka sangat berperan penting dalam kehidupan Selena, sehingga Selena berhasil keluar dari sisi gelap yang menyelimuti hidupnya, menjadi sisi yang terang.
  • Dan … yang tak kalah seru juga menarik, Selena sering mendapat misi rahasia dari Tamus. Pada suatu hari, saat Selena menjalankan tugas dari Tamus, untuk mengambil info dari tempat terlarang di Perpustakaan Sentral, tubuh Selena tidak kuat menembus kekuatan pintu yang disegel dan memiliki teknik kekuatan tinggi, ketika Selena hampir meninggal, ada seseorang yang menolongnya, yang kelak di kehidupan yang akan datang, mereka akan mengenal lebih baik.  “Namaku Av. Aku kepala Perpustakaan Sentral. “Orang tua itu menyentuh lenganku dengan lembut. Seketika, seperti ada rasa hangat yang mengalir di lenganku, membuatku lebih tenang, lebih bahagia, susah dijelaskan. Av menguasai Teknik Penyembuhan. “Itu salah satu teknik yang amat langka. Hanya hitungan jari, jumlah orang yang memilikinya. Aku beruntung mewarisinya. Aku tidak terlalu pandai menghilang, mengeluarkan pukulan berdentum atau bertarung, tapi menguasai teknik penyembuhan. Aku nememukan tubuhmu dalam kondisi terkapar di Bagian Terlarang dalam kondisi mengenaskan.” (halaman 224). Kira-kira apa misinya? Kenapa Selena nurut banget sama Tamus? Temukan jawabannya dengan membaca bukunya! 

Yang Berbeda dari Buku Selena dengan buku sebelumnya:

  • Miss Selena saat kuliah di ABTT, Klan Bulan, sudah menggunakan tablet tipis saat belajar, serba canggih. Sementara Raib di Klan Bumi, belajarnya saat SMA, masih manual atau belajar normal seperti zaman saya, belum bersentuhan dengan teknologi canggih seperti di Klan Bulan. Ada era yang tidak bisa dijelaskan, ketika penduduk Klan Bulan mengalami lompatan kemampuan bahasa yang menakjubkan. Bahasa yang mereka gunakan mengalami perkembangan jauh lebih cepat daripada evolusi lainnya. Hingga hari ini, saat bahasa bahkan berubah dalam bentuk kode-kode canggih, yang lebih efisien bagi komunikasi mesin saat berinteraksi satu sama lain. Kita telah memasuki era bahsa digital seribu tahun lalu,” (halaman 241). Pantas saja, teknologinya canggih, bahkan relate dengan zaman sekarang, di mana adik sepupu saya yang ambil jurusan teknik di salah satu universitas negeri, dikampusnya juga menggunakan tablet tipis, untuk mengerjakan tugas atau bahkan membaca buku-buku kuliah. Enak dan praktis banget gak usah nenteng-nenteng buku dalam bentuk textbook yang tebal-tebal! >.<

Poin penting dalam buku Selena juga Nebula dan keseluruhan serial Bumi, mengangkat tentang dunia pendidikan. Di mana, untuk memiliki kekuatan, tetap saja pada dasarnya butuh belajar, latihan terus menerus, pergi ke perpustakaan, dan banyak baca buku. Saya suka banget, di dunia pararel ABTT terdapat hari khusus “Aku Cinta Membaca”, apakah di dunia nyata saat ini kampus-kampus mengadakan hari ACM—Aku Cinta Membaca? Sebagai mantan anak sekolah, juga mantan anak kuliah, dan pembaca buku, hal-hal seperti ini yang saya sukai, buku-buku yang meskipun fiksi, tetap ada unsur-unsur mendidik seperti ini, sebagai reminder kepada para pembacanya.

Dalam Serial Bumi, diceritakan tokoh Raib, Seli dan Ali masih di sekolah tingkat SMA, sementara Selena, Mata dan Tazk, diceritakan saat mereka kuliah. Intinya, bahkan orang-orang  pemilik kekuatan hebat di dunia pararel mereka masih bersekolah, dan menikmati masa-masa sekolah. Dan untuk dapat nilai yang bagus, Selena, Tazk, dan Mata, benar-benar berjuang keras dengan belajar lebih tekun. Bahkan, saat mata kuliah Kimia dan Keindahan di Dalamnya hasil praktek Tazk belum berhasil, namun ia meminta tugas tambahan pada dosennya, sehingga di akhir semester dia bisa memperoleh nilai A. Tidak pacaran karena peraturan no.101 di ABTT, melarang mahasiswanya untuk pacaran. Bahkan, meskipun Tazk dan Mata jatuh cinta pada pandangan pertama, selama 4 tahun masa kuliah, mereka memilih menyimpan perasaan masing-masing. Demikian juga Selena, memendam perasaan, namun tidak diungkapkan.

Yang saya pelajari dari Serial Bumi, selain memang ceritanya seru, penulis tak lupa juga menyisipkan pesan-pesan moral, baik yang terasa bijak, maupun terkesan sindiran halus yang pas dengan zaman sekarang, yang bisa diambil dan direnungkan oleh para pembacanya. Pada buku 1-4 (tahun 2014-2017) Serial Bumi yang masih ditulis oleh Tere Liye. Kemudian tahun 2018, saat mengeluarkan dua buku sekaligus Ceros & Batozar serta Komet Minor, dan buku seterusnya sampai dengan saat ini Nebula, sang penulis multitalenta ini menggandeng Co-author bernama Dienna Yashinta yang kabarnya merupakan keluarganya Bang Tere. Bagi saya pribadi sedikit pun tak merasa terganggu, masih terasa khas ‘Tere Liye’ banget dengan pesan-pesan sederhana lewat karakter-karakter serial yang meskipun banyak penggemarnya dan bisa jadi serial ini melangit, namun ceritanya tetap membumi, walaupun setting-nya fiksi. Tapi ceritanya sederhana dan bisa menghanyutkan saya dalam membangun ‘theater of mind’ saat membaca bukunya, saking seru!  Serial ini juga menjadi pengingat, bahwa sebagai pelajar, fokuslah belajar, agar bisa berprestasi dan menjadi orang-orang hebat. Duet apik antara Co-author dan penulisnya, Tere Liye, menjadikan serial Bumi tetap akan selalu saya tunggu-tunggu kehadirannya hingga serial ini tamat yang entah sampai kapan, tidak usah ditungguin akhirnya, dinikmati sajalah serial ini. 

Pengetahuan dalam buku Selena:

Namanya juga buku ber-genre fantasy dan science fiction, jadi pasti penulis akan menyisipkan unsur pengetahuan pada buku ini bisa dilihat saat Mata Kuliah Kimia dan Keindahan di dalamnya, di mana dari seluruh murid, hanya Selena yang berhasil menemukan cairan yang bisa menghancurkan persamaan reaksi kimia lempengan. Professor Chem memuji Selena. “Matamu tajam, Selena. Dan kamu pandai, saat temanmu sibuk membuat cairan anti-lempengan, mencoba berbagai persamaan reaksi, kamu sebaliknya, fokus mempelajari lempengan ini, mencari kelemahannya. Ternyata sederhana sekali solusinya, bukan? Hanya air biasa. Itulah kimia sejatinya. Apakah kamu sekarang melihat keindahan di dalamnya?” (halaman 172-173). Kemudian tentang fotosintesis pada Mata Kuliah Hewan Tumbuhan dan Bukan Keduanya.

“Semua makhluk hidup membutuhkan energi. Entah itu hewan, tumbuhan, atau yang bukan keduanya. Hewan, mereka berburu mangsa, menjadikannya sumber energi. Tumbuhan mereka melakukan fotosintesis. Melakukan proses biokimia membentuk karbohidrat dari bahan anorganik. Tumbuhan melakukan proses tersebut lewat daun yang mengandung klorofil. (halaman 234). Saat itu dosen bernama Flau memperlihatkan contoh pohon ngeleputur.

Sindiran halus: Ternyata di ABTT, seorang mahasiswa baru tak luput dari pelonco, seakan anak baru harus hormat pada kakak kelas atau seniornya. Seperti saat Selena ke kantin bertemu dengan kakak seniornya yang masih kesal dengan kejadian di aula saat inagurasi. Penulis seolah menyindir secara halus bahwa hal ini di klan bumi, masih ada saja. “Senioritas.” Tazk menjawab santai. “Mereka merasa lebih hebat. Apalagi saat ada masiswa baru, mereka ingin sekali terlihat berkuasa, bisa mengatur-ngatur. Sepanjang hanya ucapan kasar atau gertakan kosong, abaikan saja.” (halaman 112). Mana ada berkenalan seperti ini. Bahkan bagi pekerja kasar konstruksi, mereka punya cara lebih baik saat memberikan orientasi dan perkenalan kepada mahasiswa barunya. Bukankah ABTT ini kampus terbaik seluruh Klan Bulan? Tempat orang-orang terdidik kuliah. Kalau begini, ini primitif sekali. (halaman 132). Kita tidak melawan kakak tingkat, kita melawan kesewenang-wenangan, (halaman 135). Namun, akhirnya sejak kejadian malam itu, waktu Selena, Mata dan Tazk digangguin kakak senior, membuat keributan, namun dengan teknik yang digunakan Mata, di mana kaki para senior terkunci oleh balok es, sebuah teknik baru yang digunakan Mata hingga keesokan hari. Sejak saat itu tidak ada ospek. Angkatan 75 juga berhenti merecoki angkatannya Selena. Hal tersebut menjadi sejarah baru di ABTT, yaitu putusnya tradisi ospek di angkatan kami. Dulu, zaman saya kuliah juga ngalamin ospek, entah zaman sekarang, apakah masih ada tradisi ospek? Dan kalau dipikir-pikir, memang apa manfaatnya???

Kemudian,  sebagai mahasiswa, sebelum mata kuliah di mulai, minimal harus mempersiapkan diri dengan membaca buku yang menjadi rujukan atau referensi mata kuliah. Jadi, kalau tiba-tiba ditanya dosen bisa jawab dan tidak nge-blank, seperti yang terjadi pada Selena saat ditanya oleh dosen Stor, “Maaf tidak menyelesaikan masalah, Nona. Semua mahasiswa harus membaca materi kuliah sebelum mengempaskan pantat di kursi empuk ini.” (halaman 114)

Moral of the story dalam Buku Selena:

  • Sikap saling tolong menolong yang ditunjukkan oleh warga Distrik Sabit Enam, ketika Selena yang miskin tidak punya uang untuk berangkat ke Kota Tishri, maka warganya patungan untuk mengumpulkan uang, sehingga Selena bisa berangkat
  • Kalau mau jadi pelajar atau mahasiswa yang berprestasi seperti Selena, Mata dan Tazk, pastikan dulu penuhi syaratnya: harus rajin belajar, selalu mengerjakan tugas yang diberikan para dosen, banyak baca buku, rajin datang ke perpustakaan untuk mencari referensi buku bacaan yang berhubungan dengan kuliah, berpartisipasi dalam acara dan gerakan ‘Aku Cinta Membaca,’ banyak latihan, dan jangan malas. Kemudian tetap suportif meskipun bersaing dalam memperoleh nilai tertinggi, saling bantu dan menolong saat teman butuh bantuan seperti Selena yang suka mengajari temannya Ev ketika tidak memehami mata kuliah,atau saat Tazk membantu Selena bagaimana cara terbaik mengerjakan tugas Memahami Masalah Sosial dengan Ilmu Sosial, terus tidak mencontek dan jangan curang.
  • Tidak boleh berprasangka buruk. Seperti Selena yang awalnya mengira bahwa Tazk mendapat Ipk tertinggi karena curang. Padahal, saat nilai di salah satu mata kuliah kurang, maka Tazk akan memperbaikinya dengan cara meminta tugas tambahan. Sehingga dia bisa memperoleh nilai bagus setelah meminta tugas tambahan. Bukankah seharusnya tidak pantang menyerah saat nilai mata kuliah tidak bagus, bukan berarti terima nasib, tapi bisa diperbaiki dengan cara meminta tugas lagi. Capek? pasti, tapi demi hasil terbaik, kenapa tidak?  Kemudian Tazk juga pernah berpikir bahwa jika berurusan dengan Selena selalu saja tentang keributan, seperti pas datang ke inagurasi, yang membuatnya dikeroyok orde 75, sehingga Mata dan Tazk turun tangan membantu Selena. Mereka refleks melakukannya bukan karena kenal Selena, melainkan solidaritas saja dan tidak suka dengan cara kakak kelasnya yang main keroyokan. Berkat kejadian itu, ketiga anak ini untuk mata kuliah Teknik Bertarung malah mendapat kelas istimewa, yaitu kelas simulasi. Tazk meminta maaf pada Selena, karena dia  “Berprasangka buruk bahwa kamu telah membuat kesalahan dan kita dihukum. Aku seharusnya berterima kasih kita tidak akan mendapatkan pelajaran teknik bertarung sehebat itu jika kamu  tidak membuat masalah saat ospek.” (halaman 167) 
  • Tema utama yang diangkat, penulis seolah tak pernah bosan mengingatkan bahwa pendidikan itu sangat penting! Kalau mau jadi orang hebat dan terpelajar, harus sekolah, tidak boleh bermalas-malasan, harus rajin. Seperti yang bisa dicontoh dari karakter Selena, Tazk, dan Mata, mereka sangat berprestasi karena mereka juga tekun belajar, tidak malas. Bekal pendidikan akan sangat berguna, ketimbang harta warisan yang akan habis dalam sekejap. Sementara dengan bekal pendidikan, ini akan menjadi bermanfaat bagi jalan kehidupan seseorang. Buktinya? Selena yang terlahir miskin, dengan bersekolah dan mengejar ketertinggalan, dia bisa berprestasi dan punya bekal masa depan yang baik, salah satunya menjadi pengintai terbaik di Klan Bulan.
  • Menurut saya buku ini, idealnya sangat cocok dibaca oleh para pelajar yang sedang haus menambah ilmu yang sedang belajar, agar memantik semangat untuk rajin belajar seperti yang dijalani para mahasiswa dalam buku ini. Nah, makanya lomba ini saja dibagi dalam dua kategori pelajar dan untuk umum, jadi memang pas banget dibaca pelajar, dan semua yang suka baca fiksi genre science fiction
  • Persahabatan sejati. Tidak perlu banyak teman, cukup temukan beberapa sahabat sejati, itu akan membuat hidup kita jauh bermakna, menyenangkan, sebab sahabat sejati layaknya saudara sendiri.
  • Tentang karakter Serial Bumi, ada pelajaran yang saya dapat, lewat karakter Selena. Meski Selena kecil sering diolok-olok, tapi yang berbeda dan spesial dari dia ternyata bisa mengubah rasa sakit menjadi sesuatu hal yang positif. Tumbuh menjadi pengintai terbaik dari Klan Bulan. Meskipun pernah gelap mata dan punya  ‘dark side’ tetapi kekuatan langka yang dimilikinya adalah teknik terang, sebuah karakter yang sangat unik di Serial Bumi.

QUOTE favorit saya dalam buku  SELENA:

  1. “Tidak ada salahnya dicoba. Kata orang bijak, kita akan lebih menyesal jika tidak melakukan karena takut, dibanding melakukan meskipun gagal.” -Aq (halaman 63)
  2. Teknik kekuatan Klan Bulan adalah anugerah bagi sebagian kecil penduduknya. Kode genetik itu diturunkan secara acak kepada siapa pun yang beruntung. Ada yang menguasai dengan lengkap dan tak terhingga. Penerima kode genetik itu disebut “pemilik garis keturunan murni”, yang baru muncul setelah siklus ribuan tahun. Tetapi di atas segalanya, entah bagi pemilik garis keturunan murni atau yang hanya menguasai satu teknik saja, latihan adalah kata kuncinya. Teknik itu bisa mencapai level yang amat mengagumkan saat dilatih terus-menerus.” (halaman 65)–dari buku yang dibaca Selena di Perpustakaan Sentral
  3. Sejarah dan Catatan Lama adalah pelajaran sangat penting. Masa depan dipahat lewat masa lalu, hari ini adalah cerminan hari-hari kemarin. Kita bisa belajar banyak hal dengan membaca catatan-catatan lama. Misteri. Pengetahuan. Peradaban. Banyak sekali penjelasan yang bisa diberikan oleh sejarah. Mata kita mungkin saja abai, tidak melihatnya, tetapi sejarah bisa menjadi petunjuk terbaik. (halaman 113) – Stor
  4. Apakah teknik bertarung yang membuatmu bisa mengalahkan musuh? Itu benar. Tetapi petarung yang menguasai matematika dengan mudah akan mengalahkan petarung bodoh. (halaman 119-120) – Bu Tau.
  5. “Jika kami berbuat kesalahan, kami bersedia di hukum. Tapi jangan keluarkan kami dari pelajaran ini.” (halaman 160) – Tazk
  6. Cepat sekali ikatan kokoh terbentuk di antara kami bertiga. Sejak bertemu pertama kali di aula kampus, di acara inagurasi itu, kami selalu bertiga, selalu kompak, saling membantu. Di mana ada aku, maka dapat dipastikan ada ada Mata dan Tazk. Seluruh kampus mulai hafal kebiasaan tersebut. Tiga sahabat yang laksana tiga bintang terang di angkatan 78 (halaman 168)
  7. Bermalam-malam kurang tidur membaca buku tebal itu terbayar lunas. Nilai-nilaiku membaik. (halaman 169) – Selena
  8. “Pengintai terbaik bukan hanya hebat menggunakan pancainderanya, Selena. Melainkan, dia juga hebat menggunakan otaknya. Kita bukan pemilik keturunan murni yang bisa merasakan dan berbicara dengan alam sekitar. Kita jelas tidak memiliki kemampuan memutar masa lalu, atau hal-hal ajaib lainya seperti pemilik keturunan murni. Tapi kita bisa menggunakan trik lain. Kehidupan seorang pengintai tidak selalu seperti ujian, yang jawabannya harus sekarang juga. Pengintai selalu bisa mencuri waktu. Menghitungnya pada siang hari misalnya, maka kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut. Itulah kenapa aku memuji jawabanmu. Itu tebakan yang cukup baik.”—pesan Bibi Gill pada Selena. (halaman 177)
  9. “Kamu memiliki bakat besar seorang pengintai, dan kamu bersedia melakukan apa pun demi mencapai ambisimu. Semoga itu membawamu ke jalan kebaikan, bukan sebaliknya, karena seorang pengintai dekat sekali dengan jalan kegelapan.” (halaman 180) – Bibi Gill
  10. “Kamu anak muda yang penuh rasa ingin tahu. Kamu akan bertualang jauh sekali ke mana-mana. Semoga rasa ingin tahu, ambisi, dan keinginanmu menuntunmu ke jalan yang baik, bertemu orang-orang yang baik, berteman dengan teman-teman yang baik.” (halaman 228) – Bibi Gill
  11. “Hari ini dengan teknologi informasi tidak lagi dikuasai oleh individu, atau orang-orang. Informasi dikuasai oleh pengusaha besar, pemerintah dan penguasa. Tapi sejatinya, informasi itu tetap tersebar ke berbagai jarigan yang ada. kita tetap bisa menemukannya, membuat polanya, lantas mengambil kesimpulan yang akurat.” (halaman 245)
  12. Nah, pengintai terbaik setahuku , adalah orang yang pandai memahami orang lain, terlatih memahami masalah-masalah sosial.” (halaman 283) – Boh
  13. Aku tahu sekarang kenapa Tazk memiliki karakter yang baik, meskipun dia dididik dengan sangat disiplin, tegas, selalu harus nomor satu. Ternyata kakeknya juga memberikan contoh menghormati orang lain, bersikap baik, dan peduli. (halaman 350)

Di buku Selena, diakhiri dengan liburan kuliah semester dua yang sebelumnya pihak kampus mengundang orang tua saat mengumumkan prestasi para mahasiswanya. Kemudian Selena bertemu dengan sosok jahat yang selama ini membantunya, dan membutuhkan jasa Selena juga, sebenarnya intinya Selena diperalat sama si penjahat ini. Selena selalu diberi misi atau tugas rahasia yang harus dituntaskan. Sudah tahu siapa penjahatnya? Ayo buruan baca, deh bukunya! Terakhir, kembali ke masa sekarang yaitu di basemen rumah Ali di mana Raib, Seli dan Ali sedang berkumpul dan berkomunikasi dengan Miss Selena yang ditawan di sebuah tempat, kemudian Miss Selena menceritakan kisahnya. Ali sebenarnya sudah bisa menebak arah pembicaraan Miss Selena serta hubungan persahabatan diantara mereka bertiga, yang selama ini mati-matian Selena sembunyikan. Nah, sayangnya setiap dua belas jam sekali komunikasi mereka terputus. Sehingga harus menunggu Miss Selena menggenapkan seluruh kisahnya. Sementara Raib masih mempertanyakan, Orangtuaku? Siapa?

Lanjut ke buku NEBULA, di sini kita akan mengetahui jawaban dari pertanyaan Raib?

Hal yang membuat saya selalu tertarik dan tidak bosan membaca buku-buku karya Tere Liye, salah satunya Tere Liye menyajikan buku dengan banyak genre. Dari puluhan buku yang sudah ditulisanya, berikut ini buku-buku Tere Liye yang sudah saya baca dan review:

NOVEL GENRE ANAK-ANAK & KELUARGA :

GENRE ROMANCE : 

GENRE FANTASY:

GENRE POLITIK & EKONOMI:

GENRE ACTION:

Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup:

Genre Biografi tapi tidak pure lebih banyak unsur refleksi: 

KUMPULAN PUISI:

KUMPULAN QUOTE:

GENRE SEJARAH:

GENRE BIOGRAFI

Buku Cerita Anak Bergambar versi Bahasa Indonesia yang sudah terbit bukunya:

BUKU TERE LIYE Yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

Buku-Buku Serial Karya Tere Liye:

Ebook yang sudah baca di Google Play Book

Baca juga:

Baca juga:

Happy reading!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s