Posted in Book Review - Fiction, Review eBook

[Review Buku] Unbelievable Japan 3 karya Weedy Koshino

Satu lagi nilai baik yang patut kita tiru dari Negeri Sakura ini, walau sudah menjadi negara yang sangat maju, tapi negara ini masih tetap melestarikan budaya tradisional, apalagi kalau sudah menyangkut tentang pemberian rasa hormat dan terima kasih kepada orang tua, sebagai tanda kalau kita semua sangat sayang dan tidak akan pernah melupakan jasa-jasa mereka. (halaman 229)

Book details:

JudulUnbelievable Japan 3!
PenulisWeedy Koshino
PenerbitElex Media Komputindo
Tahun terbit2019
Halaman393 halaman
ISBN978-602-04-9610-8 (Digital)
GenreTraveling

Sinopsis:

Unbelievable Japan 3, merupakan seri buku Unbelievable Japan yang ditulis oleh seorang ibu dari 2 anak yang hidup di Jepang. Buku ini berisi kisah-kisah inspiratif dari Negeri Sakura, tentang kekaguman akan kebiasaan-kebiasaan masyarakat Jepang dalam kehidupan sehari-harinya, seperti menjaga kebersihan, hidup sehat dan teratur, selalu tepat waktu, dan pantang menyerah. Banyak kisah yang menceritakan bagaimana ia begitu ndeso-nya, shock dengan kecanggihan-kecanggihan yang ada di Negeri Matahari Terbit ini.

Budaya-budaya di Jepang pun cukup unik. Ada budaya memberikan kue untuk meminta maaf, musim kirim hadiah, upacara mengusir roh jahat, bahkan penyambutan kembalinya arwah leluhur, serta cerita menarik lainnya. Tapi ternyata, dibalik canggihnya Jepang sebagai negara maju, ada kisah-kisah miris dan tragis, yang menjadi masalah social di dalam masyarakat Jepang sendiri.

Buku ini juga menyajikan informasi mengenai tempat-tempat wisata dan restoran halal yang bisa menjadi referensi saat berlibur ke Jepang.

Selamat membaca! Semoga buku ini bisa memberikan manfaat bagi semua yang membacanya. 

Sudah baca buku Unbelievable Japan 1 dan Unbelievebale Japan 2, rasanya tidak afdol kalau nggak baca yang ketiga, duh bikin nagih ini bacanya, gak bikin bosen membaca kisah-kisah yang dialami oleh penulisnya.

Di buku ini membahas empat poin utama tentang Jepang, yaitu dari segi:

  1. Lifestyle
  2. Culture
  3. Education
  4. Travel dan Kuliner

Baca juga: istilah-istilah dalam dunia perbukuan

Di bagian LIFESTYLE, penulis membahas tentang berita pagi ala Jepang. Love hotel di Jepang, Jepang, negara haus teknologi. Negara ramah manula dan kaum difabel. Pet cafe, kafe untuk pecinta binatang. Sensus penduduk ala Jepang, dan sebagainya.

Di bagian MANNER, penulis membahas tentang: Acung jempol untuk service di Jepang. Dibalik kehebatan Jepang. Empat alasan Jepang bisa jadi negara besar. Geregetan lihat sandal dan sepatu berantakan. Kenapa atlet Jepang bisa eksis mendunia? Kenapa orang Jepang tidak bisa cuek dengan sampah? Kisah unik tentang sampah di Jepang. Uniknya salon di Jepang. Wajib dengar ceramah saat perpanjangan SIM di Jepang, dan sebagainya.

Baca juga: review buku Masih Belajar

Di bagian EDUCATION, penulis menjelaskan tentang: Lima slogan Jepang bisa bersih dan teratur. Budaya memberikan kue untuk meminta maaf. Musim kirim hadiah di Jepang. Orang Jepang hobi jalan kaki. Seijin no Hi, hari kedewasaan di Jepang, dan sebagainya.

Di bagian TRAVEL dan KULINER, penulis menjelaskan tentang:Taman seribu bunga peninggalan zaman edo. Naik becak di Asakusa. Naritaya, Warung ramen halal dan lezat di Asakusa, Shunkaen bonsai museum, museum terkenal di Jepang. Wisata naik Gunung Takao di Tokyo, dan sebagainya. 

Yang menarik dari buku Unbelievable Jepang 3:

    • Kalau di buku series Unbelievable Japan 1 dan 2 hanya tiga poin utama yang dibahas. Nah, di buku ketiga ini ada tambahan satu poin, yaitu tentang traveling dan kuliner. Makin semangat deh bacanya. Nice! 🙂 
    • Gaya menulisnya mbak Weedy ini asyik banget, pandai mengemasnya menjadi cerita-cerita yang seru, bisa mengambil banyak pelajaran dari seputar kisah wanita Indonesia yang merantau ke Negeri Sakura, memiliki dua anak, serta suami orang Jepang. 
    • Saya suka bagaimana penulis menceritakan pengalamannya, kadang seru, sedih, mengharukan, campur aduk, deh. Dan yang pasti, baca buku ini saya cukup sering mengeluarkan kata “oh, ternyata” dan rasa-rasanya dalam banyak hal makin membuat kagum sama negeri ini.
    • Jika kamu tertarik belajar atau sekedar menambah wawasan tentang negeri sakura, buku ini asyik dibaca, menambah pengetahuan. Sisi lain Jepang yang jarang dibahas orang.
    • Banyak informasi tentang Jepang yang bisa diperoleh pembacanya.
    • Penulis juga sangat lugas dalam menceritakan kisah dari sudut pandangnya, serta bisa memberikan pandangan baik dari sisi positif maupun negatif. Tidak selalu memuji-muji dengan keunggulan negeri Jepang. Tahu kapan memberikan pujian dan mengungkapkan rasa salut atas kekaguman yang dialaminya, tapi juga tahu kapan saat mengungkapkan beberapa hal yang kurang berkenan dari sudut pandangnya. Kamu yang baca ketiga buku series Unbelievable Japan, mungkin akan sependapat dengan saya. Saya tidak akan menceritakan detailnya di sini, silakan kamu baca sendiri 🙂 
    • Baca buku series Unbelievable Japan 1, 2, dan 3 itu benar-benar mengobati rasa kangen sama Negeri Matahari Terbit. Terima kasih Mbak Weedy sudah menulis buku ini 🙂

Ada banyak hal menarik yang saya temukan, tapi saya akan mencatatnya sedikit di sini, ya. Dan kalau kamu tertarik atau penasaran, silakan bisa baca bukunya. Berikut beberapa kutipannya:

  1. Melihat semua ini, saya merasa Jepang bisa maju terus karena hal ini, Mereka selalu mau belajar dan mendengarkan orang lain. Mereka merasa, keberlangsungan suatu produk itu harus dinamis mengikuti perkembangan zaman. Tidak boleh kolot dan ketinggalan zaman. (halaman 54) 
  2. Selama hidup di Jepang, saya bisa merasakan kalau Jepang adalah negara yang sangat ramah bagi para manula dan kaum difabel. Saya sangat salut dengan sikap pemerintah ysng begitu peka akan kebutuhan masyarakatnya. Banyaknya fasilitas umum yang tersebar di segala penjuru, memberikan kemudahan bagi masyarakatnya untuk bisa menajalankan kehidupan dengan aman dan nyaman. Dan hebatnya lagi, fasilitas untuk manula dam kaum difabel pun tak luput dari perhatian pemerintah Jepang, agar tidak ada perbedaan bagi para manula dan kaum difabel, dan mereka tidak merasa disisihkan serta tetap merasa menjadi bagian dari masyarakat. (halaman 72)
  3. Jadi kalau liburan ke Jepang, selain menikmati pemandangan alam dan tempat wisatanya, coba deh perhatikan pelayanan-pelayanan unik yang ada di toko-toko Jepang, saya yakin bakalan mesem-mesem sendiri, Yang paling mudah adalah, coba deh masuk saat mereka baru buka, petugas toko akan berdiri berjejer dekat pintu atau depan stan mereka, lalu mengucapkan salam sambil membungkukkan badannya dengan hormat kepada setiap pengunjung yang datang. (halaman 101)
  4. Lebih takutnya sanksi sosial masyarakat bagi para pelaku yang bertindak  salah, pastilah tidak terlepas dari didikan dasar dan budaya orang Jepang yang selalu ingin terlihat sama dalam segala hal. Adanya perasaan merasa dikucilkan apabila ada salah satu yang menonjol atau lain sendiri, menimbulkan rasa ketidaknyamanan dalam diri orang Jepang. Karena selalu ingin terlihat samanya itu  lah, maka masyarakat Jepang lebih mudah untuk diatur dan diarahkan, sehingga bisa terlihat kalau Jepang adalah negara yang aman, tertib, dan teratur. (halaman 116)
  5. Hobi jalan kaki ini, kemudian menjadi kebiasaan hidup sehari-hari, karena sering dilakukan. Dan, akhirnya menjadi budaya karena hampir seluruh masyarakat Jepang, memang menyukai dan melakukannya. (halaman 275)

Sebenarnya, masih banyak banget kutipan-kutipan yang sudah saya tandai, tapiii mendingan kamu baca langsung bukunya. Biar seru dan makin asyik. Dan setelah menamatkan series Unbelievable Japan 1,2 dan 3 maka masih dengan penulis yang sama, saya akan lanjut membaca buku Amazing Japan, bukunya tentang membangun karakter dari sekolah. Nantikan review-nya ya. 🙂

Buku ini saya beli dan baca di Google Play Book.

Happy reading🙂

Jika tertarik dengan buku-buku literatur Jepang, silakan bisa baca berikut ini:

Non Fiksi

Fiksi

 

Author:

Hi, I'm book lover. A person devoted to reading. Thank you for coming to my blog. Happy reading everyone! :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s