[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Sรธderberg

โ€œSuatu saat, akan datang ketika kesedihan tidak boleh dibiarkan memenuhi hari-hari kita, dan sebaliknya kita harus berbahagia atas semua kegembiraan yang pernah dirasakan bersama. Saya rasa, dengan pikiran yang tajam dan sedikit hygge setiap hari, Anda bisa memiliki hidup yang bahagia, dengan segala hal dalam kehidupan Anda.โ€ (halaman 171)

Continue reading “[Review Buku] HYGGE Seni Bahagia Orang Denmark karya Marie Tourell Sรธderberg”

Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku

Banyak orang sudah tahu tentang pepatah bahwa buku adalah jendela dunia. Namun, setiap orang memiliki perjalanan yang tidak sama dalam memaknai arti pentingnya buku di dalam kehidupan. Terlebih di zaman sekarang, ketika kita dihadapkan pada kemudahan dalam mengakses informasi, yang sayangnya belum semua orang bisa memaksimalkannya. Seperti halnya membaca, di tengah berkembangnya dunia digital dan kemajuan teknologi, banyak sekali distraksi yang membuat kita teralihkan dari dunia membaca. Kita sadar membaca itu penting, tapi acap kali rasa malas menghampiri ketika sudah terlibat dengan berbagai aplikasi media sosial yang tersedia di gadget secara tidak kita sadari sering mengalihkan perhatian, yang awalnya niat baca buku begitu lihat media sosial jadi lupa baca. 

Continue reading “Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku”

50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye

Saya pertama kali berkenalan dengan buku karya Tere Liye pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat), dari sahabat saya. Ceritanya, kami saling meminjamkan buku koleksi masing-masing. Dan sahabat saya ini menyodorkan buku berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kesan pertama terhadap buku ini saya sangat tersentuh, ceritanya bagus sekali, tapi sayangnya tidak tahu siapa itu Tere Liye, karena  di halaman terakhir tidak ada keterangan tentang siapa penulisnya. Oh mungkin nama asing ini penulis dari luar negeri, pikir saya.

Continue reading “50 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye”

[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye

โ€œJurus tak terkalahkan itu jelas bukan jurus Memapah Gunung atau Memecah Bukit. Bukan jurus yang punya nama-nama hebat itu. Bukan pula jurus yang melibatkan pukulan dan tendangan. Jurus tak terkalahkan itu adalah jujur dan sabar. Kalau jujur dan sabar, kalian akan menjadi ksatria tanpa tanding.โ€ (halaman 16)
Continue reading “[Review Buku] Si Anak Pelangi Karya Tere Liye”